Dewan juri pada Festival Film Indonesia tahun ini diketuai oleh Asrul Sani, sastrawan dan sutradara. Sebagai sekretaris merangkap anggota dewan juri adalah Salim Said, akademisi dan praktisi perfilman. Sementara itu, komite seleksi Festival Film Indonesia tahun ini diketuai oleh Mohamad Sadikin Natadipura, produser dan penulis cerita.[5]
Untuk pertama kalinya, pada penyelenggaraan Festival Film Indonesia tahun ini dibentuk Panitia Tetap (Pantap) dengan masa jabatan 5 tahun, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Penerangan No. 152/KEP/MENPEN/1988.[6][7] Sebagai ketua umum Panitia Tetap adalah Johan Tjasmadi, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Jakarta tahun 1967 merangkap sebagai Sekretaris Jenderal GPBSI Pusat 4 periode berturut-turut (1970-1974 sampai 1987-1992) serta anggota Dewan Film Nasional (1979-1992).[8]
Film yang lolos seleksi
Akibat Kanker Payudara (Franky Rorimpandey)
Ayahku (Agus Ellias)
Ayu dan Ayu (Sophan Sophiaan)
Catatan Si Boy I (Nasri Cheppy)
Cinta Anak Jaman (Buce Malawau)
Gema Kampus 66 (Nico Pelamonia)
Irisan-lrisan Hati (Djun Saptohadi)
Istana Kecantikan (Wahyu Sihombing)
Kasmaran (Slamet Rahardjo)
Kisah anak-anak Adam (Ali Shahab)
Mekar Diguncang Prahara (Hasmanan)
Nada-Nada Rindu (Muchlis Raya)
Penginapan Bu Broto (Wahyu Sihombing)
Pernikahan Berdarah (Torro Margens)
Pernikahan Dini (Yaman Yazid)
Saur Sepuh (Imam Tantowi)
Selamat Tinggal Jeanette (Bobby Sandi)
Tatkala Mimpi Berakhir (Wim Umboh)
Terang Bulan di Tengah Hari (Chaerul Umam)
Tjoet Nja' Dhien (Eros Djarot)
Daftar pemenang dan nominasi
Pemenang dituliskan dengan huruf tebal di urutan pertama. Nominasi diurutkan berdasarkan abjad.