Cáo merupakan romanisasipinyin dari marga Tionghoa曹code: zh is deprecated (Cáo). Nama Cao tercantum di urutan ke-26 dalam puisi Seratus Nama Keluarga era Song. Cao diromanisasi sebagai "Tsao" dalam aksara Wade-Giles (Ts'ao), yang banyak digunakan di Taiwan, meskipun tanda apostrof sering dihilangkan dalam praktiknya. Dalam bahasa Kanton, Cao diromanisasi sebagai "Cho", "Tso", dan "Chaw"; dalam bahasa Hokkien sebagai "Chou", "Chô", dan "Chow"; dan dalam bahasa Teochew sebagai "Chau", "Chow". Dalam bahasa Shanghai, Cao diromanisasi sebagai "Zau" atau "Dzau". Bahasa Korea mengeja marga ini sebagai "Cho".
Persebaran
Di Tiongkok daratan, Cao merupakan marga ke-30 terbanyak sejak 2019.[1] Sementara di Taiwan, marga Cao menduduki peringkat ke-58. Di Amerika Serikat, marga Cao yang diromanisasi merupakan marga yang cukup umum, menduduki peringkat ke-7.425 pada sensus tahun 1990 tetapi peringkat ke-2.986 pada sensus tahun 2000.[2] Ini adalah salah satu dari sedikit nama keluarga Tionghoa yang transkripsi pinyin-nya sudah lebih umum daripada varian lainnya. Transkripsi Wade, Tsao, hanya berada di peringkat ke-16.306 selama sensus tahun 1990 dan ke-12.580 selama sensus tahun 2000. Transkripsi Kanton justru semakin jarang digunakan, turun dari peringkat ke-7.638 menjadi ke-9.925.[2] Namun, hanya versi Korea dari marga ini yang lebih umum dibandingkan pinyin aslinya. Marga Cho merupakan variasi Korea dari marga Cao dan jumlah orang yang bermarga Cho mencakupi 2% populasi warga Korea Selatan.