Bahasa Thai Selatan dikategorikan sebagai C5 Developing menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mengalami peningkatan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Thai Selatan (Bahasa Thai Selatan/Thai: ภาษาไทยถิ่นใต้code: sou is deprecated [pʰaːsǎː tʰaj tʰìn tâːj]), juga dikenal sebagai Pak Thai (Thai Selatan: ภาษาปักษ์ใต้code: sou is deprecated ) atau Dambro (bahasa Thai:ภาษาตามโพรcode: th is deprecated [pʰaːsǎː taːmpʰroː]) adalah jati diri etnolinguistik Tai Barat Daya[5] dan bahasa yang dituturkan di empat belas provinsi di Thailand Selatan, serta oleh komunitas kecil di negara bagian Malaysia paling utara. Bahasa ini dituturkan oleh kira-kira lima juta orang dan sebagai bahasa kedua oleh 1,5 juta penutur Pattani dan kelompok etnik lain seperti komunitas Tionghoa Thai tempatan, Negrito, dan kelompok suku lain. Sebagian besar penutur bahasa ini juga fasih atau memahami dialek-dialek Thai Tengah.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Bahasa Thai Selatan". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
Bradley, David. (1992). "Southwestern Dai as a lingua franca." Atlas of Languages of Intercultural Communication in the Pacific, Asia, and the Americas. Vol. II.I:13, pp.780–781.
Levinson, David. Ethnic Groups Worldwide: A Ready Reference Handbook. Greenwood Publishing Group. ISPN: 1573560197.
Miyaoka, Osahito. (2007). The Vanishing Languages of the Pacific Rim. Oxford University Press. ISBN0-19-926662-X.
Yegar, Moshe. Between Integration and Secession: The Muslim Communities of the Southern Philippines, Southern Thailand, and Western Burma/Myanmar. Lexington Books. ISBN0-7391-0356-3.
Diller, A. Van Nostrand. (1976). Toward a Model of Southern Thai Diglossic Speech Variation. Cornell University Publishers.
Li, Fang Kuei. (1977). A Handbook of Comparative Tai. University of Hawaii Press. ISBN0-8248-0540-2.