Bahasa Paha dikategorikan sebagai C6b Threatened menurut SIL Ethnologue, artinya bahasa ini mulai terancam dan mengalami penurunan jumlah penutur dari waktu ke waktu
Di Kabupaten Guangnan (广南县), Yunnan, bahasa Paha dituturkan di dua desa Yangliancun (央连村)[6] (dari Zhuang Baku: jaaŋ24lɛŋ31, berarti "[desa] Buyang tersendiri") di Kotapraja Dixu (底圩乡) dan Anshecun (安舍村)[7] di Kotapraja Bada (八达乡). Sementara di Yanglian memiliki sekitar 500 jiwa penutur bahasa Paha, di Anshe hanya memiliki sekitar 100 jiwa penutur yang tersisa. Penutur bahasa Paha mulai menuturkan bahasa Zhuang dan Mandarin Barat Daya, terutama di desa Anshe. Banyak pria penutur Buyang di desa Yanglian juga menikah dengan wanita penutur Zhuang.[8]
Fonologi
Konsonan
Bahasa Buyang Paha memiliki beberapa konsonan sebagai berikut:[9]
Tiga vokal tinggi dan vokal rendah dapat menjadi vokal panjang.
Tata bahasa
Berbeda dengan dialek Buyang Langjia, Ecun, dan Yalang, kata negatif dalam bahasa Paha (seperti pi45) selalu mendahului kata kerja, sedangkan dialek Buyang lainnya selalu menempatkan negatif di akhir kalimat. Fenomena dalam bahasa Paha kemungkinan karena pengaruh dari bahasa-bahasa Tionghoa.[10]
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Baha Buyang". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
↑"Bahasa Paha". www.ethnologue.com (dalam bahasa Inggris). SIL Ethnologue.
↑Ostapirat, Weera (2000). Proto-Kra(PDF). Linguistics of the Tibeto-Burman Area, Vol. 23 (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2020-11-12.
↑Li, Jinfang; Luo, Yongxian (2010). The Buyang Language of South China: Grammatical Notes, Glossary, Texts and Translations (dalam bahasa Inggris). Canberra: Pacific Linguistics. hdl:1885/146755.
12Li, Jinfang; Luo, Yongxian (2006). "Notes on Paha Buyang"(PDF). Linguistics of the Tibeto-Burman Area (dalam bahasa Inggris). 29 (1): 1–40.