Beberapa pesan mungkin terpotong pada perangkat mobile, apabila hal tersebut terjadi, silakan kunjungi halaman iniKlasifikasi bahasa ini dimunculkan secara otomatis dalam rangka penyeragaman padanan, beberapa parameter telah ditanggalkan dan digantikam oleh templat.
Sekabèh uwong lair kanggè dunya iku sipatè merdèka lan duwè martabat ugê duwè hak-hak sing padê. Wongnè kaparingan pikiran lan ati nurani ugê hendaknè begaul sesiji kanggè sesamanè ing sêmangèt dêduluran.
Semua orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak-hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam semangat persaudaraan.
Cari artikel bahasaCari berdasarkan kode ISO 639 (Uji coba)Kolom pencarian ini hanya didukung oleh beberapa antarmuka
Halaman bahasa acak
Bahasa Jawa Serang (disingkat Jaseng; bahasa Jawa:ꦧꦱꦼꦗꦮꦼꦱꦺꦫꦁcode: jv is deprecated
translit. basê Jawê Sèrang, basa Jawa Sèrang) adalah dialekbahasa Jawa modern yang dituturkan oleh masyarakat Jawa Serang (Wong Jasèng), yakni kelompok masyarakat yang hubungannya paling erat dengan Kesultanan Banten. Pada masa Kesultanan Banten, dialek ini merupakan bahasa resmi pemerintahan dan juga digunakan sebagai bahasa pengantar di lingkungan keraton.
Berdasarkan jurnal berjudul Bahasa Jawa Serang dan Bahasa Sunda Pandeglang: Satu Tinjauan Perbandingan Linguistik Historis Komparatif oleh Syahwardi dkk. pada tahun 2023, disebutkan bahwa bahasa Jawa Serang dengan bahasa Sunda Pandeglang awalnya adalah sebuah ragam bahasa yang sama.[4] Mereka kemudian berpisah sekitar tahun 1450 Masehi. Penelitian tersebut menggunakan metode kuantitatif melalui teknik leksikostatistik melalui 200 kata dasar Morris Swadesh, diketahui 157 kata mempunyai kekerabatan/kognat sedangkan 43 kata tidak mempunyai kekerabatan. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa bahasa Jawa Serang dengan Sunda Pandeglang berada pada tingkat kekerabatan sebesar 78,5%.[5]
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahasa Jawa Serang secara geografis dikelilingi oleh wilayah penuturan bahasa Sunda, sehingga dalam perkembangannya, terdapat pengaruh bahasa Sunda dialek Banten yang dituturkan di Serang, pengaruh tersebut di antaranya berupa pengaruh pada tataran leksikon (kosakata), dan sedikit pada tataran fonologi.[6]
Di bawah ini adalah beberapa contoh kosakata dalam bahasa Jawa Serang yang diserap dari bahasa Sunda.
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Jawa Serang". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;