Perhitungan waktu
Berikut merupakan contoh dari penghitungan awal waktu Salat Asar di wilayah DKI Jakarta pada tanggal 31 Januari 2020 dengan data diketahui adalah
- lintang (φ) = -6,167 (6°10' LS)
- bujur (λ) = 106,833 (106°50')
- zona waktu (Z) = UTC+7 (WIB)
- deklinasi matahari (δ) = -18,5341 atau -18°32'02,76"[a]
- perata waktu (Δt) = 0,225362 atau 0°13'31,30"[a]
- waktu zenit atau transit matahari (
) = 12,103162 atau 12°06'11,38"[a]
- waktu ihtiyat (WI) = 2 menit
- perhitungan awal waktu Asar berdasarkan kesepakatan ulama mazhab Syafi'i yakni panjang bayangan benda sama dengan tinggi benda sebenarnya.
Data-data tersebut kemudian digunakan untuk menghitung awal waktu Salat Asar. Namun sebelum menghitung awal waktu Asar, perlu diketahui waktu ketika posisi matahari dapat membentuk panjang bayangan benda sama dengan tinggi benda sebenarnya dengan menggunakan rumus perhitungan berikut:[7]









yang bila dikonversi ke derajat, menit, dan detik menghasilkan 3°22'02,53".
Dengan hasil tersebut, maka awal waktu Salat Asar dapat dihitung seperti


yang bila dikonversikan ke derajat, menit, dan detik menghasilkan 15°28'13,92".
Setelah memperoleh hasil perhitungan tersebut, waktu ihtiyat sebanyak 2 menit (0°02'00") ditambahkan guna kehati-hatian. Oleh karenanya, diperoleh hasil akhir yaitu 15°30'13,92" yang dibulatkan menjadi 15.30. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa awal waktu Salat Asar di DKI Jakarta pada tanggal 31 Januari 2020 adalah pukul 15.30 WIB. [b]