Kitab Yehezkiel 30:13–18 pada suatu naskah bahasa Inggris dari awal abad ke-13, MS. Bodl. Or. 62, fol. 59a. Teks bahasa Ibrani disalin sebagaimana dalam kodeks bahasa Latin. Terjemahan bahasa Latin ditulis di bagian marjin.
Berisi firman TUHAN yang diterima oleh Yehezkiel mengenai Gog dan Magog
Di dalam pasal ini Yehezkiel menggambarkan suatu persekutuan antar bangsa yang akan mengadakan serangan akhir atas Israel setelah pemulihan mereka ke negeri asalnya, dalam usaha untuk memusnahkan bangsa itu dan menduduki negeri mereka. Pemimpin persekutuan ini dinamakan Gog. Tetapi, pada akhirnya, persekutuan penyerbu ini tidak akan berhasil; mereka akan dikalahkan oleh Allah sendiri.[3]
"Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia."[7]
Gog adalah raja negeri Magog dan pimpinan tertinggi negeri Mesekh dan Tubal. Dalam Kejadian 10:2, Magog, Mesekh, dan Tubal adalah nama putra-putra Yafet; jadi pertempuran pada masa depan ini akan dipimpin oleh keturunan Yafet. Gog mungkin juga merupakan nama yang melambangkan kejahatan dan perlawanan kepada Allah (lih. Wahy 20:7-9). Negeri-negeri ini mungkin terletak jauh di sebelah utara Israel (Yehezkiel 38:6,15; Yehezkiel 39:2). Pasukan-pasukan dari timur dan selatan akan bergabung dengan mereka (Yehezkiel 38:5). Saat terjadinya pertempuran ini sulit ditentukan, tetapi sangat mungkin ini tidak sama dengan pertempuran Gog dan Magog dalam Wahyu 20:7–9, yang akan terjadi pada akhir kerajaan seribu tahun.[3]
Ayat 5
Orang Persia, Etiopia, dan Put menyertai mereka dan semuanya dengan perisai dan ketopong;[8]