Sigeberht (secara harfiah berarti "Kemenangan yang Agung") adalah Raja Wessex yang memerintah dari tahun 754 atau 755 hingga sekitar tahun 756.
Sigeberht naik takhta menggantikan kerabat jauhnya, Cuthred, namun ia kemudian dituduh bertindak tidak adil selama memegang kekuasaan. Setelah memerintah selama satu tahun, ia dituduh melakukan berbagai tindakan melanggar hukum dan akhirnya digulingkan dari takhta kekuasaan oleh witan atau dewan bangsawan setempat.[1] Dewan ini dipimpin oleh Cynewulf yang kemudian ditunjuk untuk menggantikan posisi Sigeberht.[2]
Pascaguling, Sigeberht diberikan wewenang khusus untuk mengendalikan wilayah Hampshire. Di sana, ia kembali berulah dan dituduh atas pembunuhan seorang ealdorman (pemimpin daerah) Anglo-Sakson bernama Cumbra, yang membuatnya diusir dan pada akhirnya tewas terbunuh. Berdasarkan kisah tradisional, ia ditikam hingga tewas oleh seorang penggembala lokal sebagai aksi balas dendam atas kematian Cumbra. Ada dugaan bahwa rentetan peristiwa ini terjadi di bawah pengaruh atau campur tangan dari Æthelbald dari Mercia. Saudara laki-lakinya, Cyneheard sang Ætheling, juga turut diusir dari wilayah tersebut, namun ia kembali pada tahun 786 untuk membunuh penguasa pengganti Sigeberht, yaitu Cynewulf.[3]