Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1985 dengan nama PT Asuransi Ekspor Indonesia (Persero) atau biasa disingkat menjadi Asei.[4] Perusahaan ini awalnya didirikan untuk mendukung pengembangan ekspor nonmigas. Untuk meningkatkan kapasitas reasuransi di Indonesia, guna mengurangi ketergantungan pada retrosesi/impor kapasitas reasuransi dari luar negeri, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan kemudian memutuskan untuk membentuk Perusahaan Reasuransi Nasional (PRN) melalui penggabungan sejumlah perusahaan reasuransi di Indonesia. Perusahaan ini kemudian ditetapkan oleh Kementerian BUMN sebagai wadah pembentukan PRN.
Pada tahun 2014, perusahaan ini diubah namanya menjadi PT Asei Reasuransi Indonesia (Persero) atau biasa disingkat menjadi Asei Re. Pada tahun yang sama, perusahaan ini mendirikan PT Asuransi Asei Indonesia untuk menjalankan bisnis asuransi dan penjaminan, agar perusahaan ini dapat lebih fokus pada bisnis reasuransi. Pada tahun 2015, perusahaan ini kembali mengubah namanya menjadi seperti sekarang. Pada tahun yang sama, Reasuransi Umum Indonesia juga digabung ke dalam perusahaan ini.[5] Pada tahun 2015 juga, anak usaha dari perusahaan ini, Reasuransi Internasional Indonesia, memisahkan divisi reasuransi syariahnya untuk membentuk PT Reasuransi Syariah Indonesia. PT Reasuransi Internasional Indonesia kemudian digabung ke dalam perusahaan ini.[3][6]
Pada bulan Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Biro Klasifikasi Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding operasional di internal Danantara.[7]