PT Amarta Karya (Persero) atau biasa disingkat menjadi Amka, adalah sebuah badan usaha milik negaraIndonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini juga memiliki sebuah workshop di Semarang.[3][4] Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara.
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya di Semarang pada tahun 1960 saat NV Lindeteves Stokvis dan Fa. De Vries Robbe yang bergerak di bidang produksi jembatan bergabung untuk membentuk NV Constructiewerkplaatsen De Vries Robbe-Lindeteves atau biasa disingkat menjadi Robbe-Linde & Co.[3][4] Dua tahun kemudian, perusahaan ini dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia dan statusnya diubah menjadi perusahaan negara (PN) dengan nama PN Amarta Karya.[5]
Pada tahun 1972, status dari perusahaan ini diubah menjadi persero dan bisnisnya diperluas ke konstruksi bangunan sipil.[6] Pada bulan Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Biro Klasifikasi Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding operasional di internal Danantara.[7]
Referensi
↑"Dewan Direksi". PT Amarta Karya (Persero). Diakses tanggal 20 Agustus 2023.
↑"Dewan Komisaris". PT Amarta Karya (Persero). Diakses tanggal 20 Agustus 2023.