Berukuran kecil (15cm), punggung biru terang/metalik. Punggung lebih gelap daripada Raja-udang Erasia. Tubuh bagian bawah merah-jingga terang, penutup telinga biru mencolok. Iris coklat, paruh kehitaman,[2] kaki merah.
Tempat hidup dan Kebiasaan
Sering terlihat di daerah aliran air tawar, seperti sungai dan danau, kadang-kadang juga terlihat di atas air payau sampai ketinggian 1000 m. Dibandingkan dengan Raja-udang Erasia, lebih menyukai daerah dengan pepohonan. Terbang sangat cepat dari satu tenggeran ke tenggeran lain, membuat gerakan kepala turun-naik yang aneh ketika mencari makan. Menyelam secepat kilat untuk menangkap mangsa. Mangsa kemudian dibawa ke tenggeran dibunuh baru dimakan.
Penyebaran dan ras
Terdiri dari 6 sub-spesies, dengan daerah persebaran:
coltartiStuart Baker, 1919 – India selatan (kecuali Kerala), dan Nepal ke timur sampai Myanmar, Thailand dan Indochina.
phillipsi Stuart Baker, 1927 – Kerala dan Sri Lanka.
scintillans Stuart Baker, 1919 – Myanmar selatan (Tenasserim selatan) dan Semenanjung Thailand utara.
verreauxii De La Berge, 1851 – Semenanjung Thailand selatan dan Malaysia ke selatan sampai Kep. Riau, Bangka dan Belitung, serta ke timur sampai Kalimantan, Palawan dan Kep. Sulu.
meninting Horsfield, 1821 – Sumatra, termasuk kepulauan di barat, Jawa ke timur sampai Lombok, juga di Sulawesi, Kep. Banggai dan Sula.
Keluarga
Raja udang meninting termasuk dalam subordo Raja-udang (Latin: Alcedines). Berikut adalah beberapa anggota keluarga lainnya:
↑Robson, Craig (2007). NEW HOLLAND FIELD GUIDE TO THE BIRDS OF SOUTH-EAST ASIA: THAILAND, PENINSULAR MALAYSIA, SINGAPORE, VIETNAM, CAMBODIA, LAOS, MYANMAR. London: New Holland. hlm.48. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Bibliografi
Bacaan lanjutan
Kazmierczak, K.2000.A Field Guide to the Birds OF India. ISBN 81-87107-04-9