Artikel atau bagian artikel ini diterjemahkan secara buruk. Kualitas terjemahannya masih kurang bagus. Bagian-bagian yang mungkin diterjemahkan dari bahasa lain masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Anda dapat mempertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menulis ulang artikel atau bagian artikel ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Sexual Behavior in the Human Female berdasarkan pada wawancara pribadi dengan sekitar 6,000 wanita. Kinsey menganalisis data untuk frekuensi tersebut dengan wanita yang ikut serta dalam berbagai jenis kegiatan seksual dan menyoroti bagaimana faktor seperti usia, status sosial-ekonomi dan keagamaan memengaruhi perilaku seksual. Perbadingan dibuat dari kegiatan seksual laki-laki dan perempuan. Bukti Kinsey menunjukkan bahwa wanita kurang aktif secara seksual ketimbang laki-laki.[3]
Publikasi tersebut mendatangan kontroverial bagi masyarakat umum. Temuan-temuan tersebut menyebabkan keterkejutan, karena mereka menantang kepercayaan konvensional tentang seksualitas dan karena mereka mendiskusikan subjek-subjek yang sebelumnya dianggap tabu.[4]
Metodologi Kinsey yang digunakan untuk mengumpulkan data telah meraih kritikan. Beberapa data dalam laporan tersebut menunjukkan tidak dapat diraih tanpa kolaborasi dengan para penyuka anak-anak.[5] Kinsey Institute menyangkal dakwaan tersebut, meskipun mengakui bahwa pria yang memiliki pengalaman seksual dengan anak-anak diwawancara, dengan Kinsey seimbangkan dengan apa yang ia pandang sebagai kebutuhan untuk pernyataan mereka untuk memberikan "jawaban-jawaban jujur pada subjek tabu semacam itu" melawan kesukaan yang kejahatannya masih berlanjut.[6][7] Selain itu, sorotan atas sampel populasi yang digunakan kemudian dipakai oleh Kinsey Institute. Konklusi dari Kinsey Institute adalah bahwa tidak ada perkiraan asli Kinsey yang secara signifikan disebabkan oleh sumber-sumber data tersebut.[8]
↑Welsh-Huggins, Andrews (September 1995). "Conservative group attacks Kinsey data on children". Herald-Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-13. Diakses tanggal 2017-05-12. Providing such absolute assurances of anonymity was the only way to guarantee honest answers on such taboo subjects, said Gebhard.