Tabel IPA tidak menyediakan simbol untuk bunyi konsonan sisi bibir-gigi.[1] Bisa saja konsonan geser [f] dan [v] diucapkan dengan aliran sisi, tetapi tidak ada bahasa yang membedakan pengucapan sisi mauapun tengah dari konsonan tersebut.
Kejadian
Konsonan bibir-gigi yang paling umum terjadi secara fonemik adalah yang bertipe konsonan geser dan hampiran.
Konsonan kepakan bibir-gigi adalah konsonan yang umum ditemui pada bahasa-bahasa yang ada di Afrika tengah serta Afrika tenggara (Olson & Hajek 2003).
[ɱ] adalah konsonan yang umum ditemui pada bahasa-bahasa yang ada di dunia. tetapi, konsonan tersebut sering kali terjadi sebagai alofon dari konsonan /m/ sebelum konsonan bibir-gigi, yang umumnya berupa konsonan /v/ dan /f/.
Konsonan gigi-bibir
Konsonan gigi-bibir adalah konsonan yang dihasilkan dengan bibir atas menyentuh gigi bawah, sehingga konsonan gigi-bibir merupakan kebalikan dari konsonan bibir-gigi. Konsonan tersebut jarang sekali terjadi dalam bahasa-bahasa di dunia. Beberapa dialek barat daya bahasa Greenland memiiliki konsonan geser gigi-bibir nirsuara (Vebæk 2006).
Diakritik Ekstensi IPA untuk konsonan gigi-bibir adalah ⟨◌͆⟩, contoh penggunaannya adalah: ⟨m͆ p͆ b͆ f͆ v͆⟩. Konsonan-konsonan yang lebih rumit misalnya konsonan gesek, letup prasengau juga bisa menggunakan diakritik konsonan tersebut.
Olson, Kenneth S. & John Hajek. 2003. Crosslinguistic insights on the labial flap. Linguistic Typology 7(2). 157–186. DOI:10.1515/lity.2003.014
Vebæk, Mâliâraq. 2006. The southernmost People of Greenland-Dialects and Memories (Vol. 337): Qavaat-Oqalunneri Eqqaamassaallu. Museum Tusculanum Press. ISBN978-87-635-1273-2
Dalam satu sel tabel, simbol-simbol di sebelah kanan adalah bersuara, di sebelah kiri adalah tidak bersuara atau nirsuara. Petak-petak yang digelapkan menandakan penyebutan yang dianggap mustahil.