Komando Daerah Angkatan Udara II (disingkat Kodau II) adalah salah satu Komando utama di bawah Jajaran Komando Operasi Udara Nasional yang mencakup wilayah Indonesia bagian tengah.
Komando ini mempunyai tugas yaitu pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI AU dalam jajarannya, dan melaksanakan operasi-operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara, mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut.
Sejarah
Sejak reorganisasi ABRI namanya diubah semula menjadi Komando Operasi Angkatan Udara hingga saat ini.
Pada Tanggal 26 Januari 2022, Kepala Staf Angkatan Udara, MarsekalTNIFadjar Prasetyo meresmikan Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas), likuidasi Kohanudnas, alih kodal Koopsau I, II, III dan Korpaskhas, dalam sebuah upacara militer di Koopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta.[1]
Pada tanggal 10 Agustus 2025, Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pembentukan sejumlah satuan baru, diantaranya Kohanudnas, tiga Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau), satu Komando Operasi Udara (Koopsau), satu Resimen Kopasgat, dan lima Batalyon Kopasgat serta sejumlah satuan baru di lingkungan TNI AD dan TNI AL.[2][3]
Saat ini, Panglima Komando Daerah Angkatan Udara II di pimpin oleh seorang Panglima Kodau (Pangkodau II) yang berpangkat Marsekal Muda. Saat ini jabatan Pangkodau II diduduki oleh MarsdaTNIMochamad Untung Suropati.
Kekuatan Udara
Kekuatan udara yang tergabung kedalam komando operasi ini: