Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nias Barat tahun 2021, penduduk kabupaten ini pada tahun 2020 berjumlah 89.994 jiwa dengan kepadatan penduduk 173 jiwa/km2, dan pada pertengahan tahun 2024 berjumlah 97.366 jiwa.[1][6]
Geografis
Batas wilayah
Wilayah Kabupaten Nias Barat berbatasan dengan wilayah berikut:[7]
Pada 2 Februari 2011 untuk pertama kalinya, Kabupaten Nias Barat melaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada). Ada tiga pasangan calon, yakni: Faduhusi Daely-Sinar Abdi Gulö (FASIA), Yupiter Gulö-Raradödö Daeli (PIRA), dan Adrianus Aroziduhu Gulö dan Hermit Hia (AARO’ÖHE). Pasangan calon yang terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Nias Barat definitif adalah Adrianus Aroziduhu Gulö dan Hermit Hia. Mereka dilantik oleh pelaksana tugas gubernur Provinsi Sumatera Utara pada 13 April 2011.[10]
Kabupaten Nias Barat terdiri dari 8 kecamatan dan 105 desa dengan luas wilayah mencapai 473,73 km² dan jumlah penduduk sekitar 92.154 jiwa (2017) dengan kepadatan penduduk 194 jiwa/km².[13][14]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Nias Barat, adalah sebagai berikut:
Potensi pariwisata di Kabupaten Nias Barat sangat besar terutama karena langsung berbatasan dengan Samudra Hindia di sebelah barat kabupaten ini. Kabupaten Nias Barat memiliki andalan pariwisata kepulauan yakni Kepulauan Hinako yang terdiri atas delapan pulau-pulau kecil yang indah antara lain:
Delapan pulau ini terletak di KecamatanSirombu Nias Barat. Pulau-pulau kecil ini memiliki pantai berpasir putih, terumbu karang, dan perkebunan kelapa masyarakat. Pulau Asu dan Pulau Bawa sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara untuk kegiatan surfing (berselancar) dan diving (penyelaman) karena memiliki ombak yang tinggi dan terumbu karang yang banyak. Pulau-pulau ini masih terjaga karena pada umumnya sangat minim penghuni bahkan ada yang tidak berpenghuni sama sekali seperti Pulau Hamutala, Pulau Heruanga, dan Pulau Langu.