Kabupaten Mamberamo Tengah adalah sebuah kabupaten di ProvinsiPapua Pegunungan, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H. Mardiyanto pada tanggal 21 Juni 2008.[3] Pada pertengahan tahun 2024, jumlah penduduk Mamberamo Tengah sebanyak 50.128 jiwa.[1]
Kondisi pedalaman Papua yang sebagian besar merupakan pegunungan dan akses yang sulit menyebabkan ketertinggalan yang cukup jauh dari daerah lain. Untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, maka Kabupaten Jayawijaya kemudian dimekarkan menjadi beberapa kabupaten, dan melalui Undang-Undang No.3 Tahun 2008 lahirlah Kabupaten Memberamo Tengah dengan kelurahan Kobakma sebagai ibu kotanya.
Geografi
Batas Wilayah
Wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah berbatasan dengan:
DPRD Mamberamo Tengah beranggotakan 20 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Anggota DPRD Mamberamo Tengah yang sedang menjabat saat ini adalah hasil 17 April 2019 yang dilantik pada 6 Desember2019 oleh Ketua Pengadilan Negeri Wamena, Yajid, S.H., M.H., di Aula Bogo.[5][6] Komposisi anggota DPRD Mamberamo Tengah periode 2019-2022 terdiri dari 9 partai politik dimana Partai Demokrat adalah partai politik pemilik kursi terbanyak setelah berhasil meraih 6 kursi, kemudian disusul oleh Partai Nasional Demokrat yang meraih 4 kursi.[7]
Berikut ini adalah komposisi anggota DPR Kabupaten Mamberamo Tengah dalam tiga periode terakhir.
Kabupaten Mamberamo Tengah terdiri atas 5 distrik dan 59 kampung dengan luas wilayah 1.275,00 km² dan jumlah penduduk 44.788 jiwa (2017). Kode Wilayah Kabupaten Mamberamo Tengah adalah 91.21.[10][11][12]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Memberamo Tengah adalah sebagai berikut:
Jumlah penduduk kabupaten ini pada tahun 2020 berjumlah 48.201 jiwa, dan pada akhir tahun 2024 berjumlah 50.128 jiwa.[1][13] Suku asli di wilayah ini adalah suku Yali, Lani, Walak, Gem, dan Taborta yang termasuk kedalam masyarakat wilayah adat La Pago.[14]
Sementara untuk agama yang dianut, mayoritas penduduk Mamberamo Tengah menganut agama Kristen. Adapun banyaknya penduduk Mamberamo Tengah menurut agama yang dianut berdasarkan Sensus Penduduk 2010 yakni Kekristenan sebanyak 99,83%, dengan rincian Protestan sebanyak 98,13% dan Katolik sebanyak 1,70%. Serta sebagian kecil lainnya beragama Islam sebanyak 0,17%[15]