Sejarah
Sejarah Islam di Lampung hampir tak terpisahkan dari bagian sejarah Islam di Banten, dimana kedua wilayah ini mulai memeluk agama Islam pada abad ke-15. Islam sendiri masuk ke wilayah Lampung pada abad ke-15 dengan berbagai gerbang seperti dari arah tanah Minang yang masuk melalui Lampung Barat, arah Utara melalui wilayah Komering pada masa pemerintahan Adipati Arya Damar pada tahun 1443 dan arah selatan melalui perantara Sunan Gunung Jati dari Banten melalui Labuhan Maringgai pada tahun 1525. Namun, yang paling berpengaruh dari ketiga jalur tersebut adalah kedatangan Islam dari arah Kesultanan Banten.[2]
Hal ini dibuktikan dengan adanya situs makam Tubagus Muhammad Saleh di Tulang Bawang Barat, Tubagus Machdum di Teluk Betung dan Tubagus Yahya di Lempasing, yang dimana ketiganya diketahui merupakan keturunan langsung sultan Maulana Hasanuddin dari Banten.
Untuk pembuktian masuknya Islam melalui jalur Minangkabau, Islam dibawa oleh empat putra dari Kerajaan Pagaruyung, yang dimana wilayah Lampung juga telah berdiri sebuah wilayah pemerintahan Sekala Brak, yang dihuni oleh Suku Tumi yang awalnya menganut animisme. Sejak saat itulah, Islam mulai berkembang melalui perantara budaya setempat.[3]