Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia adalah pertemuan keagamaan massal internasional Jamaah Tabligh yang direncanakan digelar pada 19-22 Maret 2020 di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi sorotan karena acara ini mengumpulkan ribuan orang ketika sedang terjadi pandemi koronavirus di Indonesia.[2] Awalnya panitia lokal tidak menggubris permintaan pemerintah setempat dan tetap berkeinginan menggelar acara tersebut, karena para peserta sudah hadir dan berkumpul di lokasi.[3] Akhirnya setelah proses kesepakatan yang cukup panjang, acara tersebut dibatalkan dan pesertanya dipulangkan ke daerah asal masing-masing.[4]
Garis waktu
Meskipun acara dibatalkan, tetapi belakangan akhirnya diketahui virus sudah menyebar di antara peserta. Pada 29 Maret 2020, 10 hari setelah pembubaran Ijtima Ulama Dunia, seorang peserta meninggal dunia di Balikpapan, menjadi kematian COVID-19 pertama di Kalimantan Timur.[5] Pada 3 April 2020, seorang warga Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, dilaporkan terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona.[3] Warga tersebut mempunyai riwayat perjalanan ke Gowa dan menjadi kasus pertama infeksi virus korona di kabupaten itu.[6] Pada hari yang sama, satu orang warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinyatakan positif virus corona setelah sebelumnya dirujuk ke RSUD Mataram pada 29 Maret 2020 karena warga tersebut mengalami batuk dan sesak napas. Warga tersebut diketahui sebagai salah satu jemaah yang hadir di Gowa[7] dan menjadi kasus ketujuh di NTB.[8]