Pertemuan antara duta besar Qatar untuk Ekuador dan menteri luar negeri Ekuador tentang pariwisata, Februari 2013.
Bidang kerja sama yang paling menonjol antara Ekuador dan Qatar adalah pariwisata. Kedua negara berupaya mengembangkan pariwisata dan memiliki tujuan bersama: sebagian besar wisatawan lebih memilih bepergian ke negara tetangga daripada ke negara mereka sendiri. Mereka lebih cenderung mengunjungi Arab Saudi daripada Qatar, dan lebih cenderung mengunjungi Kolombia atau Peru daripada Ekuador. Pertemuan mengenai topik ini diadakan pada tanggal 16 Februari 2013 di Ekuador. Fokus utama pertemuan tersebut adalah kurangnya penerbangan antara Qatar dan Ekuador dan kesulitan perjalanan. Penerbangan menuju Ekuador harus transit melalui Paris, London, Madrid, Kota New York, atau Amsterdam, sehingga total waktu perjalanan mencapai 24 hingga 30 jam. Akibatnya, sebuah kesepakatan ditandatangani pada pertemuan tersebut untuk membuka rute baru Qatar Airways dari Doha ke Quito. Hal ini akan menghemat ratusan dolar dan hingga 10 jam waktu perjalanan. Dengan rute baru ini, penerbangan ke Ekuador akan memakan waktu antara 20 dan 21 jam.[2][3]
Kontroversi seputar revolusi Chávez
Ekuador, sebagai bagian dari "negara-negara Bolivarian," dianggap sebagai pendukung revolusi sosialis di Amerika Latin di bawah kepemimpinan Presiden VenezuelaHugo Chávez. Amerika Serikat menentang langkah tersebut, dan hubungan antara Venezuela dan Amerika Serikat memburuk karena penentangan Chávez terhadap kapitalisme (yang juga menjadi alasan hubungan antara Israel dan Venezuela memburuk). Qatar versus Ekuador, sekutu AS, kemudian menimbulkan perselisihan mengenai masalah ini. Beberapa pertemuan diadakan mengenai perselisihan tersebut, tiga di antaranya dihadiri oleh pejabat tinggi Amerika. Pertemuan-pertemuan tersebut tidak membantu, dan perselisihan tersebut baru terselesaikan dengan kematian presiden Venezuela dan penggantiannya dengan presiden lain. Topik pertemuan terkadang bergeser ke isu lain, misalnya, peningkatan hubungan AS dengan negara-negara Amerika Latin atau situasi di Timur Tengah.[4]