Hamdani berkarier di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Barat. Pada 2008, ia diangkat sebagai Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Ekonomi dan Keuangan. Ia bekerja di bawah tiga gubernur yaitu Gamawan Fauzi, Marlis Rahman, dan Irwan Prayitno. Pascagempa bumi Sumatera Barat 2009, Hamdani berperan besar dalam menata kembali data aset dan laporan keuangan yang banyak terkubur dan hilang.[3] Ketika itu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berhasil meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).[2]
Pada 2018, ia ditunjuk Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebagai Penjabat Gubernur Bali.[4] Kemudian pada 2020, ia ditunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Barat.[5]
Hamdani tercatat telah mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas sejak 2019 dan menjadi dosen tetap sejak 2021.[6][7]
Galeri
Mendagri Tjahjo Kumolo melantik Hamdani sebagai Penjabat Gubernur Bali
Pemasangan Tanda Pangkat Penjabat Gubernur Bali
Mendagri Tjahjo Kumolo, mantan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, dan Penjabat Gubernur Bali Hamdani
Hamdani
Rujukan
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-23. Diakses tanggal 2022-03-09.