Gerakan Nasional-Sosialis di Hindia Belanda (bahasa Belanda:Nationaal-Socialistische Beweging in Nederlands-Indiëcode: nl is deprecated ) atau NSB Hindia (Belanda: Indische NSB) untuk singkatnya adalah cabang dari partai Gerakan Nasional-Sosialis (NSB) Belanda di Hindia Belanda. Ada anggota orang Indo keturunan campuran Belanda dan Indonesia. Namun tidak jelas berapa banyak. Partai ini didirikan pada tahun 1933.[2]
Sejarah
Banyak dari para pendukung partai telah menjadi anggota karena alasan yang berbeda dari para pendukung di Belanda. Bangkitnya nasionalisme Indonesia dan ancaman Jepang menjadi alasan bagi banyak orang Indo ultranasionalis untuk bergabung. Alasan lainnya adalah perasaan di kalangan orang Indo bahwa sebagai anggota partai mereka setara dengan orang Totok ("Darah murni" Belanda). Partai ini berkembang sejak tahun 1933, dan setelah kunjungan Anton Mussert ke Hindia Belanda pada tahun 1935, jumlah anggota memuncak sekitar 5.000 orang. Keanggotaan partai mulai menurun dengan cepat pada akhir 1930-an, ketika NSB, mengambil dari Partai Nazi, mulai mengadopsi pandangan yang lebih rasialis dan Blut und Boden. Partai ini mempertahankan sekitar 1.100 anggota dan 680 simpatisan.
Sebagian besar anggota partai pergi ke Belanda setelah menyerahnya Jepang dan perang kemerdekaan Indonesia. Di sana mereka diperlakukan sama dengan anggota NSB Belanda yang telah melepaskan keanggotaan mereka sebelum 10 Mei 1940. Sebagian besar anggotanya (tidak seperti rekan-rekan mereka di Belanda) dinyatakan tidak bersalah atas pengkhianatan dan diampuni pada tahun 1947.
↑Slaa, Robin te; Klijn, Edwin (2009). De NSB: Deel 1: Ontstaan en opkomst van de Nationaal Socialistische Beweging, 1931-1935 (dalam bahasa Belanda). Boom. hlm.683. ISBN9789085068136.