Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengambil alih kedaulatan atas Hong Kong pada 1 Juli 1997 dan Pemerintah Pusat Rakyat (CPG) menempatkan garnisun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di Hong Kong untuk mengelola urusan pertahanan wilayah tersebut. Meskipun garnisun dianggap terutama sebagai simbol pemerintahan Beijing atas Hong Kong, tetapi tetap ditegaskan bahwa pasukan tersebut adalah kekuatan siap tempur.[5]
Markas Garnisun Hong Kong
Hukum Dasar Hong Kong menetapkan bahwa CPG bertanggung jawab atas pertahanan Hong Kong dan menanggung pengeluaran bagi garnisun, sedangkan pemerintah kolonial Hong Kong sebelum 1997 harus membayar biaya militer. Undang-Undang Garnisun, yang kemudian diberlakukan oleh Kongres Rakyat Nasional, memuat ketentuan khusus mengenai tugas dan aturan disiplin personel garnisun, yurisdiksi, dan hal-hal lainnya, untuk memfasilitasi Garnisun Hong Kong dalam menjalankan fungsi pertahanannya sesuai garis hukum. Pasukan militer yang ditempatkan di Hong Kong tidak boleh ikut campur dalam urusan lokal dan pemerintah Hong Kong bertanggung jawab atas pemeliharaan ketertiban umum. Garnisun yang secara resmi ditempatkan di Hong Kong mengambil alih tanggung jawab pertahanan Hong Kong sejak tengah malam pada 1 Juli 1997.
Dalam melaksanakan tugas pertahanannya, Garnisun Hong Kong harus mematuhi baik hukum nasional maupun hukum Hong Kong, serta aturan dan regulasi yang berlaku dari PLA, sesuai dengan Undang-Undang Garnisun, sebuah undang-undang RRT. Setelah masuk ke Hong Kong, Garnisun Hong Kong mematuhi Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang Garnisun, secara aktif menyelenggarakan pelatihan militer. Menurut Undang-Undang Garnisun, Garnisun menjalin hubungan kerja dengan Pemerintah Hong Kong, dan membuka barak di Pulau Stonecutters dan Stanley untuk umum guna meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat Hong Kong terhadap pasukan garnisun dan personelnya. Acara open house tahunan diadakan untuk memamerkan aset dan kesiapan tempur personel garnisun. Rotasi pasukan garnisun juga dilakukan secara rutin.[6][7]
↑Adam Taylor. (29 August 2019). "China's garrison in Hong Kong closely watches as protests churn on". Washington Post website Retrieved 10 January 2022.
↑South China Morning Post Staff. (26 August 2021). "Hong Kong PLA garrison completes 24th annual troop rotation". Global Herald website Retrieved 10 January 2022.
↑Reuters staff. (10 January 2022). "China names former paramilitary chief as HK garrison commander". Al Jazeera website Retrieved 9 January 2022.