Games of New Emerging Forces (GANEFO) adalah pertandingan yang dibuat oleh Indonesia sebagai tandingan Olimpiade. Didirikan untuk para atlet dari apa yang disebut "negara-negara berkembang" (terutama negara-negara sosialis yang baru saja merdeka), GANEFO adalah nama yang diberikan untuk pertandingan yang diadakan di Jakarta pada tahun 1963 dan federasi olahraga yang beranggotakan 36 negara yang didirikan pada tahun yang sama.[1] GANEFO kedua yang dijadwalkan di Kairo pada tahun 1967 dibatalkan dan GANEFO hanya memiliki satu acara berikutnya, yaitu "GANEFO Asia" yang diselenggarakan di Phnom Penh pada tahun 1966.
Pada edisi pertama GANEFO, Tiongkok merupakan negara dengan peringkat tertinggi dengan 68 medali emas, Uni Soviet di peringkat kedua, diikuti oleh Republik Arab Bersatu di peringkat ketiga, Indonesia di peringkat keempat, dan Korea Utara di peringkat kelima. Secara keseluruhan, 48 negara dilaporkan meraih medali.
Bagian depan medali perunggu Ganefo untuk Tim Polo Air Argentina
Bagian belakang medali perunggu Ganefo untuk Tim Polo Air Argentina
GANEFO II (GANEFO Asia ke-1)
Edisi kedua GANEFO telah direncanakan untuk diselenggarakan di Kairo, Republik Arab Bersatu, pada tahun 1967, tetapi dibatalkan karena berbagai alasan politik.
GANEFO kedua diselenggarakan di Phnom Penh, Kamboja, pada tanggal 25 November - 6 Desember 1966.
Partisipasi
GANEFO II (1966)
Sekitar 2.000 atlet dari 17 negara berpartisipasi dalam GANEFO II
Pada edisi kedua GANEFO, Tiongkok merupakan negara dengan peringkat tertinggi dengan 108 medali emas, Korea Utara peringkat kedua, dan negara tuan rumah, Kamboja, peringkat ketiga.
Pada bulan September 1967 diumumkan GANEFO Asia kedua akan diadakan di Beijing, Tiongkok, pada tahun 1970, tetapi kemudian Beijing membatalkan rencana untuk menjadi tuan rumah, yang kemudian diberikan kepada Pyongyang, Korea Utara. Namun, tidak pernah terjadi, dan organisasi GANEFO runtuh.