Chelsea
Sebagai tim Liga Utama Inggris, Chelsea memulai Piala FA musim ini dari putaran ketiga dan mendapat undian menjadi tamu di The Valley kandang tim Liga Championship EFL Charlton Athletic pada 10 Januari 2026, dengan kepala pelatih baru mereka Liam Rosenior. Mereka menang dengan skor 5–1 melalui gol-gol yang dicetak oleh Jorrel Hato, Tosin Adarabioyo, Marc Guiu, Pedro Neto, dan Enzo Fernández lewat tendangan penalti. Sementara satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Miles Leaburn.[3]
Pada putaran keempat, Chelsea diundi kembali menjadi tim tamu kali ini di Stadion MKM menghadapi Hull City dari Liga Championship EFL pada 13 Februari 2026. Trigol Pedro Neto dan satu gol dari Estêvão memberikan kemenangan dengan skor 4–0 untuk Chelsea.[4] Mereka kemudian diundi, juga kembali menjadi tim tamu melawan Wrexham di Racecourse Ground pada 7 Maret 2026. Sam Smith dan Callum Doyle mencatatkan nama mereka pada papan skor untuk tim asal Wales itu, sementara gol bunuh diri dari penjaga gawang Arthur Okonwo dan satu gol dari Josh Acheampong jelang waktu normal usai, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Berkat dua gol masing-masing dari Alejandro Garnacho dan João Pedro pada perpanjangan waktu, Chelsea meraih kemenangan dengan skor 4–2 dan melaju ke perempat final.
Pada perempat final, Chelsea diundi memainkan laga kandang melawan Port Vale dari Liga Satu EFL pada 4 April 2026 di Stamford Bridge. Mereka menang dengan skor 7–0 lewat gol-gol dari Jorrel Hato, João Pedro, Tosin Adarabioyo, Andrey Santos, Estêvão, Alejandro Garnacho, dan satu gol bunuh diri oleh bek Port Vale Jordan Lawrence-Gabriel.[5] Kemenangan tersebut merupakan skor kemenangan terbesar Chelsea pada Piala FA dan menyamai kemenangan mereka atas Ipswich Town pada 2011.[6] Pada laga semifinal di Stadion Wembley, 26 April 2026, Chelsea diundi bertemu tim Liga Utama Inggris dan rival Leeds United dan menang dengan skor 1–0. Gol tunggal dari Enzo Fernández membawa Chelsea lolos ke final Piala FA, setelah penampilan final terkahir mereka pada 2022.[7]
Manchester City
Sebagai tim Liga Utama Inggris, Manchester City memulai Piala FA musim ini dari putaran ketiga dan mendapat undian menjadi tuan rumah pertandingan melawan tim Liga Satu EFL Exeter City pada 10 Januari 2026. Mereka menang dengan skor 10–1 pada pertandingan tersebut, dengan gol-gol yang dicetak oleh tujuh pemain berbeda dan dua gol bunuh diri. Dua gol dari Rico Lewis, dua gol bunuh diri masing-masing dari Jake Doyle-Hayes dan Jack Fitzwater. Max Alleyne, Rodri, Antoine Semenyo, Tijjani Reijnders, Nico O'Reilly, dan Ryan McAidoo masing-masing mencetak satu gol untuk tim tuan rumah, sementara gol tunggal Exeter City dicetak oleh George Birch.[8]
Pada putaran keempat mereka diundi kembali menjadi tuan rumah pertandingan melawan Salford City dari Liga Dua EFL 14 Februari 2026. Berkat gol yang dicetak Marc Guéhi dan gol bunuh diri dari Alfie Dorrington, mereka menang dengan skor 2–0 untuk melaju ke putaran kelima.[9] Mereka kemudian diundi menjadi tamu di St James' Park bertemu Newcastle United pada 7 Maret 2026. Meski tertinggal terlebih dahulu dari tuan rumah lewat gol yang dicetak Harvey Barnes, Manchester City mampu membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3–1, lewat dua gol dari Omar Marmoush dan satu gol yang dicetak oleh Savinho.[10]
Pada perempat final, Manchester City diundi melawan tim juara delapan kali Liverpool di Stadion City of Manchester pada 4 April 2026. Trigol Erling Haaland dan satu gol dari Antoine Semenyo membawa mereka menang dengan skor 4–0 dan melaju ke semifinal untuk kedelapan kalinya secara beruntun.[11] Pada laga semifinal di Stadion Wembley, 25 April 2026, Manchester City diundi bertemu Southampton dan menang dengan skor 2–1. Tertinggal lebih dahulu setelah gol yang dicetak Finn Azaz pada menit ke-79, mereka mengembalikan keunggulan lewat gol-gol yang dicetak oleh Jérémy Doku dan Nico González. Hasil tersebut menjadikan Manchester City sebagai tim pertama yang lolos ke final Piala FA empat kali secara berturut-turut, dengan penampilan sebelumnya pada final 2023, 2024, dan 2025.[12]