Sebuah proses pencalonan terbuka diluncurkan pada 28 September 2018 oleh UEFA untuk memilih tempat pertandingan final Liga Champions UEFA, Liga Eropa UEFA, dan Liga Champions Wanita UEFA pada 2021. Asosiasi memiliki batas waktu hingga 26 Oktober 2018 untuk mengajukan diri dan dokumen pencalonan harus diserahkan paling lambat 15 Februari 2019.
UEFA mengumumkan pada 1 November 2018 bahwa ada empat asosiasi yang telah berminat mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Super UEFA 2021[5] dan pada 22 Februari 2019 keempat asosiasi tersebut telah menyerahkan dokumen pada batas waktu yang ditentukan.[6][7]
Asosiasi yang mencalonkan tuan rumah Piala Super UEFA 2021
Windsor Park dipilih oleh Komite Eksekutif UEFA setelah mengadakan rapat di Ljubljana, Slovenia pada 24 September 2019.[8][9]
Pra pertandingan
Perangkat pertandingan
Pada 6 Agustus 2021, UEFA menunjuk wasit asal Rusia Sergei Karasev sebagai wasit pertandingan ini. Karasev menjadi wasit FIFA sejak 2010 dan ia pernah memimpin pertandingan Piala Eropa 2016, Piala Dunia FIFA 2018, dan Piala Eropa 2020. Ia bergabung bersama rekan senegaranya, yaitu Igor Demeshko dan Maksim Gavrilin sebagai asisten wasit, sementara Aleksei Kulbakov dari Belarus bertugas sebagai wasit keempat. Marco Fritz dari Jerman terpilih sebagai asisten wasit video (VAR) bersama Paweł Gil dari Polandia dan Massimiliano Irrati dari Italia yang bertugas sebagai pembantu VAR. Rekan senegara Irrati, Filippo Meli, terpilih sebagai asisten wasit cadangan.[2]
Pertandingan
Ringkasan
Chelsea unggul pada menit ke-27 ketika umpan silang mendatar Kai Havertz diceploskan ke gawang oleh Hakim Ziyech dari jarak 7 yard (6,4m). Ziyech mengalami cedera bahu setelah berbenturan dengan Juan Foyth, sempat membutuhkan perawatan oksigen,[10] dan tidak dapat melanjutkan pertandingan sehingga digantikan oleh Christian Pulisic. Sebuah tendangan voli oleh Alberto Moreno masih membentur mistar gawang bawah pada injury time babak pertama. Villarreal menyamakan kedudukan pada menit ke-73 ketika Gerard Moreno mencetak gol melalui penyelesaian kaki kanannya ke sudut kiri atas gawang setelah memanfaatkan umpan tumit Boulaye Dia dari sisi kanan area kotak penalti.[11]
Pertandingan dilanjutkan babak perpanjangan waktu dengan penjaga gawang Chelsea Édouard Mendy digantikan oleh Kepa Arrizabalaga pada menit terakhir. Penendang penalti pertama Chelsea Kai Havertz gagal memberikan keunggulan setelah bola tendangannya ditepis Sergio Asenjo. Arrizabalaga menggagalkan dua tendangan penalti pemain Villarreal, yaitu penendang kedua Aïssa Mandi dan keenam Raúl Albiol yang juga sebagai penentu, sehingga Chelsea unggul dengan skor 6–5 dalam adu penalti.[12][13]
Detail
Juara Liga Champions berstatus sebagai tim "tuan rumah" untuk tujuan administratif.
↑Sebelumnya pada peraturan yang lama, setiap tim hanya diberi kesempatan melakukan tiga kali pergantian pemain, dengan pergantian keempat dilakukan pada babak perpanjangan waktu, tidak termasuk pergantian yang dilakukan pada babak pertama, sebelum babak perpanjangan waktu, dan babak pertama perpanjangan waktu.