* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 23:53, 14 Desember 2025 (UTC) ‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 23:37, 17 November 2025 (UTC)
Setelah mewakili berbagai tim junior Belanda, Reijnders memulai kariernya dengan klub kota kelahirannya, PEC Zwolle, sebelum pindah ke klub Belanda lainnya AZ Alkmaar pada musim 2017−2018. Ia kemudian dipinjamkan ke RKC Waalwijk hingga akhir musim 2019−20. Setelah kembali ke AZ dari masa peminjamannya, Reijnders terpilih sebagai Eredivisie Team of the Month pada September 2022 dan April 2023, sebelum menandatangani kontrak dengan klub raksasa Italia AC Milan pada musim panas 2023.
Reijnders adalah pemain internasional Belanda, yang telah berkembang dari level U-20 dan seterusnya. Ia melakukan debut internasional seniornya untuk negara tersebut pada September 2023.
Karier klub
Awal karier
Peran Reijnders dalam dunia sepak bola dimulai pada usia muda, di mana ia memulai kariernya bersama tim muda Twente. Ia bermain di FC Twente hingga tim U-17 sebelum dilepas ke CSV '28 dan bermain selama satu tahun dari 2015 hingga 2016.[1]
Pada tahun 2016, Reijnders bergabung dengan tim kampung halamannya PEC Zwolle U-19, di mana ia kemudian naik level dan tampil di tim utama klub Eredivisie tersebut. Bahkan di PEC Zwolle, Reijnders hanya bermain selama satu tahun.
AZ Alkmaar
Pada tahun 2017, kariernya berkembang pesat. Dari bekerja di supermarket Aldi setempat dan berlatih di Zwolle, ia pindah ke tim U-21 AZ dan naik ke tim profesional pertama pada tahun 2018.[2]
Pada tahun 2020, ia dipinjamkan ke RKC Waalwijk selama enam bulan, dari Januari hingga Juni.[3] Setelah itu, Reijnders kembali ke AZ dan menjadi bagian dari tim utama, dan berhasil bermain di semifinal Liga Konferensi Eropa 2022–2023.[4]
AC Milan
Reijnders, 2024
Pada 19 Juli 2023, Reijnders bergabung dengan klub Serie A, AC Milan, menandatangani kontrak lima tahun hingga Juni 2028.[5] Pada 21 Agustus, ia membuat start kompetitif pertamanya untuk Rossoneri dalam pertandingan Serie A melawan Bologna.[6] Pada 11 November 2023, dalam pertandingan Serie A melawan Lecce di Stadion Via del Mare, Reijnders mencetak gol debutnya untuk Milan.[7] Pada 3 Maret 2025, AC Milan mengumumkan bahwa Tijjani Reijnders telah menandatangani perpanjangan kontrak, berkomitmen pada klub hingga 30 Juni 2030.[8]
Pada 11 Juni 2025, klub Premier LeagueManchester City mengumumkan penandatanganan Reijnders dengan kontrak lima tahun yang dilaporkan bernilai £46,5 juta.[11][12] Pada 16 Agustus 2025, Reijnders melakukan debutnya bersama Manchester City saat melawan Wolverhampton Wanderers dan berhasil mencetak 1 gol dan memberikan assist kepada Erling Haaland untuk gol ketiga dengan skor akhir 4-0.[13] Dalam wawancara dengan BBC Sport, Pep Guardiola memuji performa Reijnders selama pramusim. Guardiola menyatakan bahwa Reijnders tampil baik tidak hanya pada pertandingan tersebut, tetapi juga saat kemenangan pramusim 3–0 melawan Palermo. Menurutnya, Reijnders merupakan tipe pemain yang dibutuhkan di Premier League, dengan etos kerja tinggi sebagai gelandangtengah yang mampu menguasai ruang, mengontrol bola, serta berkontribusi dalam pergerakan menyerang hingga mencetak gol.[14]
Pada 7 September 2023, Reijnders melakukan debutnya bersama Belanda sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-0 atas Yunani dalam kualifikasi UEFA Euro 2024.[16] Pada 13 Oktober, ia melakukan penampilan pertamanya saat Belanda dikalahkan 2-1 oleh Prancis dalam kompetisi yang sama.[17]
Reijnders mencetak gol internasional senior pertamanya dalam kemenangan 4-0 atas Skotlandia di Johan Cruyff Arena pada 22 Maret 2024.[18]
Pada 29 Mei 2024, Reijnders dimasukkan dalam skuad Belanda untuk UEFA Euro 2024.[19]
Gaya bermain
Reijnders adalah gelandang tengah yang lincah dengan kecenderungan untuk maju ke sepertiga akhir lapangan dan area penalti lawan, baik untuk mencoba mencetak gol atau untuk menekan lawan.[20] Dalam wawancara dan analisis media, Reijnders dikenal karena pergerakan tanpa bola, kecerdasan posisi, dan kemampuan membaca ruang, sementara kontribusi golnya sangat dipengaruhi oleh peran taktis tim yang ia jalani.[21][22]
Setelah pindah ke Milan, ia langsung diintegrasikan ke dalam starting XI tim oleh manajer Stefano Pioli sebagai gelandang tengah sisi kiri, yang dikenal sebagai "mezzala" di Italia, dalam formasi 4–3–3. Ia juga bermain sebagai bagian dari double pivot dalam formasi 4–2–3–1, lagi-lagi terutama di sisi kiri meskipun kaki kanannya dominan.[23]
Menurut Reijnders, alasan taktis memainkan peran yang cukup signifikan dalam keputusannya memilih AC Milan daripada FC Barcelona, karena posisi bermain yang diusulkan untuknya di tim terakhir akan membatasi pergerakannya.[24]
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menggambarkannya sebagai pemain spesial yang mampu mencetak gol dari pergerakan masuk ke kotak penalti dan menyebutnya sebagai rekrutan besar yang membawa energi serta kreativitas ke lini tengah Manchester City.[25] Di level internasional, Ronald Koeman menganggap Reijnders sebagai bagian dari persaingan kuat lini tengah timnas Belanda, sementara Arrigo Sacchi memuji kematangannya dalam mengatur tempo dan pengambilan keputusan.[26]