Inilah orang-orang propinsi Yehuda yang berangkat pulang dari pembuangan, yakni para tawanan, yang dahulu diangkut ke Babel oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang kembali ke Yerusalem dan ke Yehuda, masing-masing ke kotanya. (TB)[3]
Kitab Ezra menguraikan dua dari tiga gelombang orang buangan Israel yang kembali ke Yehuda.
1) Rombongan pertama kembali pada tahun 538 SM di bawah pimpinan Zerubabel (Ezra 2:2; 3:8; bandingkan Hagai 1:1,14; Zakharia 4:9). Sekitar 50.000 orang kembali (Ezra 2:64–65) dan membangun kembali Bait Suci, yang selesai pada tahun 516 SM (lihat Ezra 6:15). Nabi Hagai dan Zakharia melayani di sana selama masa ini (Ezra 5:1–2).
2) Rombongan kedua kembali pada tahun 457 SM di bawah pimpinan Ezra (Ezra 7:1–10:44). Sebagai pemimpin, Ezra memusatkan perhatian pada pengembangan kehidupan rohani umat itu dan mendorong mereka untuk menaati hukum Allah (Ezra 7:10; 10:1–6).
3) Rombongan ketiga kembali pada tahun 444 SM di bawah pimpinan Nehemia yang pergi ke Yerusalem untuk membangun kembali tembok Yerusalem (Nehemia 2:17). Nabi Maleakhi mungkin melayani di Yehuda selama tahun-tahun terakhir Ezra dan Nehemia.[4]
dan dari antara kaum imam: bani Habaya, bani Hakos, bani Barzilai. Barzilai itu memperisteri seorang anak perempuan Barzilai, orang Gilead itu, dan sejak itu ia dinamai menurut nama keluarga itu. (TB)[6]
Ayat 62
Mereka itu menyelidiki apakah nama mereka tercatat dalam silsilah, tetapi karena itu tidak didapati, maka mereka dinyatakan tidak tahir untuk jabatan imam. (TB)[7]
Ayat 63
Dan tentang mereka diputuskan oleh kepala daerah, bahwa mereka tidak boleh makan dari persembahan maha kudus, sampai ada seorang imam bertindak dengan memegang Urim dan Tumim. (TB)[8]
Ayat 64
Seluruh jemaah itu bersama-sama ada empat puluh dua ribu tiga ratus enam puluh orang (TB)[9]
Jumlah jemaah sebanyak "42.360" orang ini tercatat tepat sama dalam Kitab Ezra, Kitab Nehemia maupun kitab apokrif "1 Esdras", tetapi dalam ketiganya tidak ada perhitungan yang menghasilkan jumlah keseluruhan jemaah itu.[10] Seluruh jumlah yang diberikan dalam Ezra 2:3–63 kurang sekitar 11.000 orang dari jumlah 42.360 orang yang disebutkan di sini: jumlah tambahan 11.000 itu mungkin menunjuk orang buangan yang bukan dari suku Yehuda (bandingkan Ezra 2:70; 6:17; 8:35), wanita, dan anak-anak serta sejumlah imam yang tidak tercatat (Ezra 2:61–62). Beberapa perbedaan jumlah dalam daftar Nehemia (Nehemia 7:6–73) mungkin disebabkan oleh perhitungan ulang saat orang-orang tiba di Israel.[4]
Daftar perbandingan jumlah jemaah per kelompok.[10]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857