Ezra 6:19–22 = Hari raya Paskah yang pertama setelah dari pembuangan
Ayat 13
Kemudian Tatnai, bupati daerah sebelah barat sungai Efrat, Syetar-Boznai dan rekan-rekan mereka berbuat dengan saksama menurut apa yang diperintahkan raja Darius. (TB)[3]
Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia. (TB)[4]
Dengan dukungan nabi-nabi Allah, dan penyertaan Allah melalui perintah raja-raja negeri Persia, maka Bait Suci Kedua dapat selesai dibangun, meskipun tidak sebagus pada zaman raja Salomo dan nantinya akan diperindah oleh raja Herodes Agung menjelang kelahiran YesusKristus sekitar 500 tahun kemudian.[5]
Ayat 15
Maka selesailah rumah itu pada hari yang ketiga bulan Adar, yakni pada tahun yang keenam zaman pemerintahan raja Darius.[6]
Pembangunan Bait Suci itu selesai pada tahun 516 SM, 21 tahun setelah meletakkan dasarnya (Ezra 3:10), 70 tahun setelah Bait Allah yang pertama dihancurkan, sebagai penggenapan nubuat yang disampaikan oleh nabi Yeremia. Tabut perjanjian yang berisi dua loh batuTaurat tidak ada di dalam Bait Suci yang baru, karena rupanya sudah hilang pada suatu waktu dahulu yang tidak diketahui dalam sejarah Yehuda.[7]
Referensi
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857