Daftar gempa bumi pada abad ke-21Gempa bumi bermagnitudo 8.0 dan lebih besar dari tahun 1900 hingga 2018. Volume 3D gelembung yang tampak berbanding lurus dengan jumlah korban jiwa masing-masing.[1]
Catatan: Ini hanya menghitung biaya langsung, misalnya, kehancuran nuklir dan biaya iklim dan bahan bakar fosil, serta biaya berkelanjutan lainnya akibat gempa bumi tidak disertakan.
Gempa bumi Haiti 2010 merupakan gempa bumi paling merusak dibandingkan dengan besarnya gempa tersebut, karena buruknya konstruksi bangunan dan dekatnya lokasi gempa dengan ibu kota Port-au-Prince.
Gempa bumi Chili 2010 merupakan gempa bumi paling signifikan yang berdampak pada negara ini sejak gempa bumi Valdivia 1960 dan memicu tsunami yang menghancurkan beberapa kota pesisir di Chili tengah-selatan.
Gempa bumi Christchurch 2011 merupakan gempa bumi dangkal dan sangat dekat dengan kota tersebut, sehingga mengakibatkan kerusakan besar pada daerah pemukiman.
Gempa bumi Cianjur 2022 menewaskan ratusan orang dan menghancurkan puluhan ribu rumah, meskipun kekuatannya sedang, tetapi berkedalaman dangkal, dan dekat dengan daerah padat penduduk.
↑Kolbe, Athena R.; Hutson, Royce A.; Shannon, Harry; Trzcinski, Eileen; Miles, Bart; Levitz, Naomi; Puccio, Marie; James, Leah; Roger Noel, Jean; Muggah, Robert (2010). "Mortality, crime and access to basic needs before and after the Haiti earthquake: a random survey of Port-au-Prince households". Medicine, Conflict and Survival. 26 (4): 281–297. doi:10.1080/13623699.2010.535279. PMID21314081. S2CID26000167.
↑Kolbe, Athena R.; Hutson, Royce A.; Shannon, Harry; Trzcinski, Eileen; Miles, Bart; Levitz, Naomi; Puccio, Marie; James, Leah; Roger Noel, Jean; Muggah, Robert (2010). "Mortality, crime and access to basic needs before and after the Haiti earthquake: a random survey of Port-au-Prince households". Medicine, Conflict and Survival. 26 (4): 281–297. doi:10.1080/13623699.2010.535279. PMID21314081. S2CID26000167.
↑"Significant Earthquake Database". NOAA National Centers for Environmental Information. National Oceanic and Atmospheric Administration. Diarsipkan dari asli tanggal September 29, 2006. Diakses tanggal 20 May 2015.