Chick flick adalah istilah slang untuk genre film yang ditujukan khusus bagi minat perempuan, dan dipasarkan kepada demografi perempuan. Film jenis ini umumnya lebih menarik bagi penonton perempuan muda dan terutama berkisah tentang cinta dan romansa.[1][2] Meskipun banyak jenis film dapat ditujukan kepada penonton perempuan, istilah "chick flick" biasanya hanya digunakan untuk menyebut film yang memuat drama personal dan emosi atau tema yang berpusat pada hubungan (tidak selalu romantis, karena film dapat pula menyoroti hubungan orang tua-anak atau persahabatan). Film jenis ini sering dirilis secara en masse menjelang Hari Valentine.[3]
Sejarah
Istilah "chick flick" belum banyak digunakan hingga dekade 1980-an dan 1990-an, tetapi pertama kali dicetuskan oleh Brian Callaghan dari Montreal ketika membicarakan film di halaman sekolah pada 1970-an. Istilah ini berakar dari "film perempuan" pada awal abad ke-20, yang menggambarkan perempuan sebagai korban dan ibu rumah tangga, serta kemudian film noir pada 1940-an dan awal 1950-an yang menampilkan ancaman dari perempuan yang diseksualisasi.[4][5][6] Pada 1950-an, banyak perempuan yang sebelumnya bekerja selama Perang Dunia II menghadapi transisi kembali ke rumah. Brandon French mencatat bahwa film-film perempuan pada 1950-an "menyoroti berbagai persoalan dan situasi berbeda yang dihadapi perempuan dalam transisi dari 1940-an ke 1960-an: percintaan, pergaulan, pekerjaan, pernikahan, seks, keibuan, perceraian, kesepian, perselingkuhan, alkoholisme, menjadi janda, kepahlawanan, kegilaan, dan ambisi."[7]
Film Breakfast at Tiffany's (1961), yang dikenal sebagai salah satu film "klasik" dari era keemasan sinema, kadang dianggap sebagai chick flick awal karena unsur-unsur umum seperti membahas kesepian, materialisme yang obsesif, dan akhir bahagia.[8][9] Penulis Molly Haskell berpendapat bahwa chick flick sangat berbeda dari film perempuan pada 1940-an dan 1950-an karena kini "menyanyikan nada yang berbeda." Ia menilai film-film tersebut "lebih menantang dan ceria, postmodern dan postfeminis."
Di Amerika Serikat pada 1980-an, serangkaian drama remaja yang juga dilabeli sebagai chick flick dirilis, banyak di antaranya disutradarai oleh John Hughes. Film-film ini sering kali memiliki nada yang berbeda dan lebih realistis dibanding chick flick sebelumnya, dengan unsur dramatis seperti aborsi dan keterasingan pribadi.[8]
↑Simpson, John, ed. (2009). Oxford English Dictionary, 2nd edition, on CD-ROM Version 4.0. Oxford University Press. ISBN978-0-19-956383-8.
↑Stevenson, Angus; Lindberg, Christine A., ed. (2010). New Oxford American Dictionary, Third Edition. New York: Oxford University Press. hlm.300. ISBN978-0-19-539288-3.
↑Halpern, Michelle (October 27, 2009). "The Best Chick-Flicks: Then and Now". stylecaster.com. Diarsipkan dari asli tanggal September 15, 2010. Diakses tanggal September 27, 2010.
Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.