Film vigilante adalah genre film di mana tokoh utama atau para tokoh utama melakukan tindakan main hakim sendiri, yaitu mengambil alih hukum dengan tangan mereka sendiri. Film vigilante umumnya merupakan film balas dendam, ketika sistem hukum gagal memberikan keadilan bagi tokoh utama sehingga mereka beralih menjadi vigilante. Dalam beberapa tahun terakhir, film vigilante sering bersinggungan dengan genre pahlawan super, karena latar belakang tokoh dalam genre tersebut kerap melibatkan ketidakadilan yang menimpa mereka.
Sejarah
Dalam sinema Amerika Serikat, film vigilante mulai menonjol pada dekade 1970-an dengan karya penting seperti Death Wish dan Dirty Harry, yang keduanya kemudian menghasilkan beberapa sekuel. Film Death Wish (1974) sering dianggap sebagai awal resmi genre ini, yang kemudian memunculkan banyak tiruan murah dan tiruan seperti Vigilante dan Vigilante Force, dengan yang paling sukses secara finansial adalah The Exterminator (1980).[1]
Los Angeles Times melaporkan, "Balas dendam vigilante menjadi tema sinema pada [1970-an], berkembang dalam lingkup sinema Amerika baru yang lebih terhormat, sekaligus memicu banyak film eksploitasi," dengan menyebut Taxi Driver sebagai contoh terhormat dari genre ini dibandingkan dengan berbagai film eksploitasi atau film kelas B yang diproduksi pada dekade 1970-an.[2] Pada 2009, media tersebut melaporkan bahwa film semacam ini kembali populer setelah "dekade 1990-an yang relatif makmur dan damai," dengan contoh seperti Walking Tall (2004), Death Sentence (2007), dan Law Abiding Citizen (2009).[2]
Referensi
↑Richard B. Armstrong, Mary Willems Armstrong. (2010). Encyclopedia of Film Themes, Settings and Series. McFarland. hlm. 216. ISBN978-0-7864-4572-1
Hoppenstand, Gary (1993). "Lethal weapons: The gun as icon in the popular urban vigilante film". Dalam Loukides, Paul; Fuller, Linda K. (ed.). Beyond the Stars 3: The Material World in American Popular Film. Popular Press. ISBN978-0-87972-623-2.