Sebuah mokumenter (lakuran dari kata mock dan documentary) atau dokukomedi adalah jenis film atau acara televisi yang menggambarkan peristiwa fiksi tetapi disajikan secara dokumenter.[1] Produksi ini, sering kali dilakukan untuk menganalisis komentar atau kejadian terkini dan persoalan dengan konsep fiksi, atau memparodikan dokumenter dari hal-hal tersebut.[2] Meskipun tidak selalu komedik, komedi mocumentary dapat dikatakan sangat umum. Sebuah mokumenter dramatik (kadang disebut sebagai dokufiksi) tidak harus disamakan dengan dokudrama, sebuah genre fiksional di mana teknik dramatiknya dikombinasikan dengan elemen dokumenter untuk menggambarkan kejadian sesungguhnya.
Mokumentaris biasanya dipresentasikan sebagai sebuah dokumentasi sejarah, menggunakan B roll dan membahas peristiwa masa lalu, atau sebagai potongan-potongan cinéma vérité berikut orang-orang yang pergi melalui beberapa kejadian. Contoh-contoh muncul selama dasawarsa 1950-an ketika ketika arsip rekaman film menjadi relatif mudah ditemukan..[2] Sebuah contoh awal adalah sebuah potongan pendek dalam film Swiss Spaghetti Harvest yang tampil sebagai guyonanApril fools di program televisi Inggris, Panorama tahun 1957.
Istilah "mokumenter", yang awalnya muncul pada dasawarsa 1960-an, kemudian populer pada pertengahan dasawarsa 1980-an, ketika film This Is Spinal Tap yang disutradarai oleh Rob Reiner menggunakan istilah ini dalam sebuah wawancara untuk mendeskripsikan filmnya.[3][4][5]
Mokumentaris sering kali sebagian atau seluruhnya merupakan improvisasi, sebagai gaya tanpa naskah dari peran membantu untuk menjaga kekinian atau kenyataan. Mokumentaris komedik jarang menggunakan trak berisi orang-orang tertawa, juga untuk mempertahankan suasana, meskipun kadang ada pengecualian.
Karya Woody Allen berjudul Take the Money and Run dipresentasikan dalam gaya dokumenter dengan menampilkan Allen sebagai pelaku kriminal fiksi, Virgil Starkwell, yang mengekspolitasi kejahatan sepanjang film.[6]Jackson Beck, yang menggunakan untuk menarasikan dokumenter pada dasawarsa 1940-an, menyisipkan suara narasi.[6]
12Campbell, Miranda (2007). "The mocking mokumenter and the ethics of irony"(PDF). Taboo: The Journal of Culture and Education. 11 (1): 53–62. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2011-07-26. Diakses tanggal 26 July 2010.
12Roscoe, Jane; Craig Hight (2001). Faking it: Mock-documentary and the Subversion of Factuality. Manchester University Press. ISBN0-7190-5641-1.
Hight, Craig 2008: mokumenter: A Call to Play," in Thomas Austin and Wilma de Jong (ed.), Rethinking Documentary: New Perspectives, New Practices. Berkshire: Open University Press.
Hight, Craig 2010: Television mokumenter. Reflexivity, satire and a call to play. Manchester: Manchester Univ. Press.
Juhasz, Alexandra/Lerner, Jesse (eds.) 2006: F is for Phony. Fake Documentary and Truth’s Undoing. Minneapolis: University of Minnesota Press (Visible evidence, vol. 17).
Rhodes, Gary D. (ed.) 2006: Docufictions. Essays on the intersection of documentary and fictional filmmaking. Jefferson, NC: McFarland.
Roscoe, Jane/Hight, Craig 2001: Faking it. Mock-documentary and the subversion of factuality. Manchester/New York.