Karier
Arizal memulai kariernya sebagai karikaturis di Majalah Selecta. Kemudian ia bergabung menjadi staf redaksi di Majalah Mayapada dan Panorama. Kariernya di dunia film dimulai ketika ia menjadi asisten artistik kartun Walt Disney di Universal Studio, Los Angeles Amerika Serikat. Setelah itu pada tahun 1971, ia menjadi asisten sutradara pada film "Pengejaran Ke Neraka".
Selanjutnya pada tahun 1974, ia dipercaya menjadi sutradara film anak-anak “Senyum dan Tangis“. Film ini meraih penghargaan Piala Citra sebagai film anak-anak terbaik. Di akhir dekade 1970, ia banyak membuat film-film drama. Karyanya yang berjudul "Gita Cinta dari SMA" dan "Puspa Indah Taman Hati" menjadi salah satu film yang banyak digemari masyarakat.
Pada tahun 1980-an, Arizal juga menggarap film-film komedi. Bersama kelompok Warkop, Arizal sukses membuat film-film humor yang ketika itu belum banyak muncul. Beberapa film komedinya seperti “Pintar Pintar Bodoh” dan “Maju Kena Mundur Kena” menjadi film terlaris di Indonesia. Berkat kesuksesannya dalam film komedi, Arizal menjadi salah satu sutradara termahal di Indonesia. Kemampuannya membuat film dalam berbagai genre, seperti drama, komedi, dan laga, semakin mengangkat popularitasnya.