Tiga sekawan Dono, Kasino, Indro menjadi pekerja film iklan. Kisah berjalan kesana-kemari khusus untuk mencari efek lucu. Mula-mula muncul soal Dono yang tertarik penari perut yang bernama Selly Hilton (Angel Ibrahim) yang lalu coba dirayu Indro memanfaatkan kesempatan Dono yang sedang pergi. Ternyata sang penari itu dimanfaatkan orang lain untuk memeras. Lalu mereka bertiga mendapatkan proyek pembuatan iklan bir dengan pemain gendut, yaitu Yuli (Tarida Gloria) yang saat shooting malah membuat kacau dari skenario awal. Akan tetapi, produser film (Anton Indracaya) malah menyukai hasil shooting tersebut karena dianggap "berbeda" oleh para konsumen dari Amerika Serikat. Oleh karena keberhasilan tersebut, pak produser menghadiahi mereka liburan ke pantai serta mengundang untuk proyek film selanjutnya.
Ketika sedang mengerjakan proyek film selanjutnya yang berada di sebuah rumah sakit, secara tidak sengaja kantong bola golf pada tas yang dibawa oleh Indro terbuka sehingga membuat celaka pengunjung rumah sakit. Ketakutan, mereka bertiga masuk ke sebuah ruangan yang diisi oleh figuran film horor yang disalahartikan oleh mereka sebagai sebuah ruang mayat sebenarnya. Merasa takut, Dono, Kasino, dan Indro kemudian mengerjai para figuran yang kemudian mengerjai mereka balik karena merasa dirugikan secara fisik. Karena kecerobohan Dono, mereka bertiga kemudian tersetrum bersama sehingga memiliki kekuatan magnetis yang menjadi keuntungan mereka untuk menghadapi dua massa yang ingin menyerang mereka. Mereka bertiga kemudian pindah ke ruangan yang berhasil melepaskan kemampuan magnet tersebut yang ternyata berada di sebelah kolam yang sama ketika mereka berhasil kabur dari serangan pertama. Film berakhir setelah mereka bertiga kembali tercebur di kolam yang sama tersebut (de javu)