Kisah yang dicatat di pasal ini menurut catatan sejarah terjadi setelah sekitar tahun 931 SM, yaitu akhir pemerintahan raja Salomo di di Kerajaan Israel.
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Demikianlah mulanya orang Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.[3]
Kitab 2 Tawarikh mencatat aliran utama sejarah Ibrani sepanjang kitab ini dari sudut pandang kerajaan selatan Yehuda. Kitab ini sedikit sekali membahas kerajaan utara, tetapi memusatkan perhatian kepada kerajaan selatan karena tiga alasan:
(1) Rakyat Yehuda merupakan sebagian besar orang Yahudi pasca-pembuangan yang kembali ke Palestina dan untuknya Tawarikh ditulis;
(2) Yehuda tetap merupakan pusat penyembahan Tuhan Allah; dan
(3) raja-raja Yehuda menjadi keturunan Daud dan dengan demikian bagian dari janji perjanjian.[4]
Referensi
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857