Ini adalah Artikel yang memenuhi kriteria penghapusan cepatartikel tentang orang, hewan individu, organisasi (grup musik, klub, perusahaan, dll.), konten web, atau peristiwa yang terselenggara yang tidak mengindikasikan kepentingan subjeknya.Lihat KPC A7.%5B%5BWP%3ACSD%23A7%7CA7%5D%5D%3A+Artikel+yang+tidak+dapat+memberikan+klaim+kepentingan+subjekA7
Jika artikel ini tidak memenuhi syarat KPC, atau Anda ingin memperbaikinya, silakan hapus pemberitahuan ini, tetapi tidak dibenarkan menghapus pemberitahuan ini dari halaman yang Anda buat sendiri. Jika Anda membuat halaman ini tetapi Anda tidak setuju, Anda boleh mengeklik tombol di bawah ini dan menjelaskan mengapa Anda tidak setuju halaman itu dihapus. Kemudian, silakan tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman tanpa menghapus tag ini. Jika sudah, silakan kunjungi halaman pembicaraan untuk memeriksa jika sudah menerima tanggapan pesan Anda.
Jangan lupa tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman jika Anda mempertentangkan penghapusan halaman ini.
Ingat bahwa artikel ini dapat dihapus kapan saja jika sudah tidak diragukan lagi memenuhi kriteria penghapusan cepat, atau penjelasan dikirim ke halaman pembicaraan Anda tidak cukup meyakinkan kami.
Ini adalah Artikel yang memenuhi kriteria penghapusan cepatartikel tentang orang, hewan individu, organisasi (grup musik, klub, perusahaan, dll.), konten web, atau peristiwa yang terselenggara yang tidak mengindikasikan kepentingan subjeknya.Lihat KPC A7.%5B%5BWP%3ACSD%23A7%7CA7%5D%5D%3A+Artikel+yang+tidak+dapat+memberikan+klaim+kepentingan+subjekA7
Jika artikel ini tidak memenuhi syarat KPC, atau Anda ingin memperbaikinya, silakan hapus pemberitahuan ini, tetapi tidak dibenarkan menghapus pemberitahuan ini dari halaman yang Anda buat sendiri. Jika Anda membuat halaman ini tetapi Anda tidak setuju, Anda boleh mengeklik tombol di bawah ini dan menjelaskan mengapa Anda tidak setuju halaman itu dihapus. Kemudian, silakan tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman tanpa menghapus tag ini. Jika sudah, silakan kunjungi halaman pembicaraan untuk memeriksa jika sudah menerima tanggapan pesan Anda.
Jangan lupa tambahkan {{Tunda KPC}} di paling atas halaman jika Anda mempertentangkan penghapusan halaman ini.
Ingat bahwa artikel ini dapat dihapus kapan saja jika sudah tidak diragukan lagi memenuhi kriteria penghapusan cepat, atau penjelasan dikirim ke halaman pembicaraan Anda tidak cukup meyakinkan kami.
Wartabone adalah salah satu marga bangsawan terkemuka yang berasal dari wilayah Gorontalo, Sulawesi.[1] Garis keturunan ini memiliki peran penting dalam tatanan sejarah, budaya, dan perjuangan kemerdekaan di Gorontalo.
Pertalian Nasab
Berdasarkan dokumen silsilah internal keluarga besar, garis keturunan atau nasab keluarga Wartabone ini tersambung kepada silsilah Dzuriyyah Rasulullah (*Al-Hasani wal Husaini*).[2]
Pertalian nasab ini diturunkan melalui figur:
Syarif Muhammad Ali bin Abdullah (yang memegang Gelar Adat Poggawa Bone), yang menikah dengan seorang Sayyidah dari garis keturunan Sayyid Jalaluddin Al-Aidid.[3]
Raja Wartabone I (Al-Hasani Wal Husaini Ibrahim atau dikenal dengan nama asli La Bunue), merupakan putra langsung dari pernikahan tersebut dan menjadi penguasa lokal (Olongia) Suwawa ke-24 (periode 1904–1923).[4]
Generasi penerus marga Wartabone, termasuk tokoh pahlawan nasional Nani Wartabone dan Zakaria Wartabone (Djogugu Suwawa), secara turun-temurun merawat catatan garis keturunan tersebut sebagai bagian dari warisan sejarah organisasi sosial dan kekeluargaan di Gorontalo.[5]
↑"Marga Wartabone", Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
↑Dokumen dan Catatan Silsilah Internal, Arsip Keluarga Besar Raja Wartabone I, Gorontalo.
↑"Asal usul wartabone", Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
↑"Raja Wartabone I", Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
↑Buku Silsilah dan Sejarah Zakaria Wartabone (Djogugu Suwawa).
Alhasani Wal Husaini Ibrahim
Ibrahim/La Bunue merupakan putra langsung dari pernikahan antara Syarif Muhammad Ali bin Abdullah (yang memegang Gelar Adat Poggawa Bone) dengan seorang Sayyidah dari garis keturunan Sayyid Jalaluddin Al-Aidid.
Pernikahan kedua orang tuanya tersebut menyatukan dua jalur silsilah Ahlul Bait di dalam diri Raja Wartabone I, yaitu:
Jalur Al-Hasani dari pihak ayah (melalui Syarif Muhammad Ali bin Abdullah).
Jalur Al-Husaini dari pihak ibu (melalui garis keturunan Sayyid Jalaluddin Al-Aidid).
Tokoh Utama
Garis keturunan dari Raja Wartabone l kemudian melahirkan tokoh-tokoh penting di Gorontalo, di antaranya:
Raja Wartabone l: adalah tokoh utama yang menyandang gelar Al Hasani Wal Husaini dari ayahnya dan ibunya.
Zakaria Wartabone: Cucu dari Raja Wartabone I yang merupakan seorang penguasa adat terkemuka dan pernah menjabat sebagai Jogugu (pejabat tinggi adat) di Suwawa pada masa Hindia Belanda.
Mansura Wartabone: Sebagai anak laki-laki tertua dari Jogugu (pejabat tinggi kerajaan) Zakaria Wartabone, adalah pewaris mandat utama pemegang tatanan internal keluarga, hukum waris adat Suwawa, serta marwah kehormatan dinasti utama keluarga besar Wartabone.
Nani Wartabone: Putra dari Zakaria Wartabone (cicit dari Raja Wartabone I). Beliau merupakan Tokoh Pejuang Pergerakan dan Pahlawan Nasional Indonesia yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Gorontalo pada peristiwa sejarah 23 Januari 1942.