Tukad Daya adalah sungai yang terletak di Buleleng, sebelah utara pulau Bali.[1] Sungai dengan panjang 40km tersebut bersumber dari hulunya di sekitar Kintamani, sebelah utara punggung dataran tinggi yang membentang antara lereng barat laut kawah Batur dan lereng timur kawah Bratan. Mengalir melintasi celah-celah ngarai menuju pesisir utara Bali sekitar Bungkulan dan bermuara di Laut Bali.[2][3]
Hidrologi DAS
Tukad Daya merupakan aliran utama dalam sistem daerah aliran sungai (DAS) Tukad Daya yang memiliki luas 93km2 (36sqmi), meliputi sebagian wilayah di Kintamani, Sawan dan Kubutambahan. Secara umum topografi pada DAS Tukad Daya merupakan lereng terjal dari dua pegunungan yaitu Gunung Batur dan Bratan dan mulai cenderung melandai di sekitar pesisir di Bungkulan.[2]
Disebelah selatan hulu DAS Tukad Daya berbatasan dengan hulu DAS Tukad Ayung. Batas hidrologi di sepanjang punggung dataran tinggi Kintamani tersebut telah membagi aliran menjadi dua arah yaitu aliran utara dan aliran selatan Bali. Sebelah barat hulu DAS Tukad Daya berbatasan dengan hulu DAS Penarukan serta DAS Sansit mulai dari bagian tengah hingga ke hilir DAS. Sedangkan di sebelah timur DAS Tukad Daya berbatasan dengan banyak DAS berukuran kecil dari mulai bagian hulu hingga ke hilirnya.[2]
Sebuah bendungan multiguna berkapasitas tampung mencapai 5,1 juta meter kubik, dengan luas genangan sekitar 29,8 hektar telah dibangun diatas aliran sungai ini di wilayah Sawan dan telah diresmikan penggunaannya pada Februari 2023 oleh Presiden Joko Widodo.[6]Bendungan Tamblang, yang kini berganti nama menjadi Bendungan Danu Kerthi tersebut berpotensi memasok air baku 510 liter/detik untuk daerah disekitarnya, sebagai Air Irigasi untuk daerah irigasi seluas 558 ha sekaligus menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang dapat menghasilkan listrik sebesar 0,54 MW, pengendalian banjir dengan retensi 156,86 m3/detik terhadap banjir (Q25), upaya konservasi serta objek pariwisata.[7]
↑PemProv Bali, DPU (2022-08-10). "Bendungan Sidan dan Bendungan Tamblang". Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemerintah Provinsi Bali. Diakses tanggal 2023-11-15.