Petanu adalah sungai yang terletak di kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia.[1] Sungai ini secara kosmologis mengalir dari perbukitan Kintamani. Memiliki luas ±96.87km² dengan panjang sungai 46.96km[2][3]
Hidrologi
Sungai Petanu airnya berasal dari beberapa buah sumber mata air pegunungan Kintamani, yang merupakan sumber air dari banyak sungai di Bali, sungai Petanu melewati tiga kecamatan yakni Tampaksiring, Ubud, Blahbatuh, bermuara di pantai Saba, air sungai ini dimanfaatkan sebagai pemasok kebutuhan air kawasan Bali selatan yakni Kota Denpasar, Badung, dan Gianyar.[4]
Menurut catatan Stutterheim dan Bernet Kempers pada tahun 1923-1930, daerah aliran sungai Petanu bersama sungai Pakerisan menjadi salah satu tempat banyak ditemukan peninggalan purbakala.[6][7][8][9]
Menurut penelitian, daerah aliran sungai Petanu secara umum daerah hulu hingga tengah digunakan untuk wisata air dan sebagai sumber air, baik untuk bahan baku air minum dan untuk pertanian, penyempitan sempadan dan penambangan paras menjadi masalah utama sungai Petanu, banyak bangunan villa atau resort didirikan tidak sesuai aturan dan cenderung merusak ekosistem sungai. Penambang paras mulai berkurang saat ini, masyarakat sekitar sungai juga telah membentuk kelompok penolak penambangan di sungai Petanu[2]