Triler erotisFatal Attraction, salah satu film dengan kesuksesan besar di bioskop tahun 1987, ditampilkan di sampul majalah Time dan dianggap memicu tren film triler erotis.
Triler erotis adalah sebuah subgenre film yang didefinisikan sebagai triler dengan tema utama berupa romansa terlarang atau fantasi seksual.[1] Meskipun definisi pasti triler erotis dapat bervariasi, umumnya disepakati bahwa "bahaya fisik dan kenikmatan tubuh harus hadir berdekatan dan sama pentingnya bagi alur cerita."[2] Sebagian besar triler erotis menampilkan adegan seks softcore dan ketelanjangan, meskipun frekuensi serta tingkat eksplisitnya berbeda-beda pada tiap film.[3]
Triler erotis muncul sebagai genre yang berbeda pada akhir 1980-an, didorong oleh kesuksesan besar Fatal Attraction pada tahun 1987[4][5] dan berlanjut hingga awal 1990-an. Film-film studio pada "periode klasik" ini, seperti Basic Instinct karya Paul Verhoeven, meraih kesuksesan komersial, disutradarai oleh sineas ternama, dan dibintangi aktor-aktor berprofil tinggi.[6] Popularitas genre ini memunculkan industri kecil yang menguntungkan bagi pasar video rumahan dan televisi kabel yang sedang berkembang. Gelombang triler erotis direct-to-video dari 1985 hingga 2005 menghasilkan lebih dari 700 film.[7] Menjelang akhir 1990-an, kejenuhan pasar, kelelahan penonton, perubahan budaya, serta munculnya internet menyebabkan penurunan daya tarik populer dan volume produksi genre ini.[7][8]