Chester Trent Lott Sr. (lahir 9 Oktober 1941) adalah seorang pelobi, pengacara, penulis, dan politikus Amerika yang mewakili Mississippi di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari tahun 1973 hingga 1989 dan di Senat Amerika Serikat dari tahun 1989 hingga 2007. Lott menjabat di berbagai posisi kepemimpinan di kedua kamar Kongres sebagai salah satu yang pertama dari gelombang Partai Republik yang memenangkan kursi di negara-negara bagian Selatan yang sebelumnya merupakan basis kuat Partai Demokrat. Kemudian dalam kariernya, ia menjabat dua kali sebagai Pemimpin Mayoritas Senat, dan juga, secara bergantian, sebagai Pemimpin Minoritas Senat. Pada tahun 2003, ia mengundurkan diri dari posisi tersebut setelah kontroversi karena pujiannya terhadap pencalonan presiden Senator Strom Thurmond pada tahun 1948 yang berhaluan Dixiecrat dan pro-segregasi.
Dari tahun 1968 hingga 1972, Lott adalah asisten administrasi untuk Perwakilan William M. Colmer dari Mississippi, yang juga merupakan ketua Komite Aturan DPR. Lott berganti partai dari seorang Demokrat konservatif menjadi seorang Republikan ketika ia memenangkan kursi yang sebelumnya ditempati Colmer di Dewan Perwakilan Rakyat.[1] Setelah Colmer pensiun, pada tahun 1988, Lott berhasil terpilih sebagai Senator AS untuk menggantikan John C. Stennis yang juga pensiun. Setelah Partai Republik meraih mayoritas di Senat, Lott menjadi Ketua Fraksi Mayoritas Senat pada tahun 1995 dan kemudian Pemimpin Mayoritas Senat pada tahun 1996, setelah pengunduran diri calon presiden Bob Dole dari Kansas. Menyusul kekalahan Partai Republik dalam pemilihan Senat tahun 2000 yang menghasilkan pembagian 50-50, Lott sempat menjadi Pemimpin Minoritas Senat, karena Al Gore dari Partai Demokrat masih menjabat sebagai Wakil Presiden dan Presiden Senat pada awal masa jabatan baru tanggal 3 Januari 2001. Tujuh belas hari kemudian, Lott dikembalikan sebagai Pemimpin Mayoritas Senat setelah Partai Republik merebut kembali kendali majelis tersebut setelah pelantikan wakil presiden baru, Dick Cheney, pada tanggal 20 Januari. Lott menjabat sebagai Pemimpin Mayoritas Senat hingga 6 Juni 2001, ketika Senator Vermont Jim Jeffords mengubah afiliasi partainya dari Republik menjadi Independen, dan bergabung dengan kelompok Demokrat Senat untuk sisa masa jabatannya. Setelah itu, Lott kembali menjabat sebagai Pemimpin Minoritas Senat.
Setelah Partai Republik meraih kemenangan dalam pemilihan paruh waktu tahun 2002, Lott dijadwalkan untuk kembali menjadi Pemimpin Mayoritas ketika sidang Senat berikutnya dimulai pada Januari 2003. Namun, pada 20 Desember 2002, setelah kontroversi besar menyusul komentar yang ia buat mengenai pencalonan presiden Strom Thurmond, Lott mengundurkan diri sebagai Pemimpin Minoritas Senat.
Meskipun tidak lagi memegang kepemimpinan, Lott tetap berada di Senat hingga mengundurkan diri pada tahun 2007. Rekan sesama Republikan, Roger Wicker, memenangkan pemilihan khusus tahun 2008 untuk menggantikannya. Lott kemudian menjadi pelobi, ikut mendirikan Breaux–Lott Leadership Group. Firma tersebut kemudian diakuisisi oleh firma hukum dan lobi Patton Boggs. Lott menjabat sebagai Senior Fellow di Bipartisan Policy Center (BPC), di mana ia fokus pada isu-isu terkait energi, keamanan nasional, transportasi, dan reformasi kongres. Lott juga merupakan salah satu ketua Proyek Energi BPC. Pada Juni 2020, Lott dipecat dari firma hukum dan lobi Washington, Squire Patton Boggs, saat sedang bernegosiasi untuk bergabung dengan firma lain.[2] Beberapa hari kemudian, pada 15 Juni 2020, Lott bergabung dengan Crossroads Strategies bersama rekan lamanya, John Breaux.[3]
Dia adalah salah satu dari The Singing Senators, sebuah kelompok yang terdiri dari 4 senator Republik yang juga termasuk Jim Jeffords, Larry Craig, dan John Ashcroft.