Théophane Vénard belajar di Kolese Doué-la-Fontaine, Montmorillon, Poitiers, dan di Seminari Paris untuk Misi Luar Negeri dimana ia dimasukkan sebagai seorang sub-deakon. Diangkat menjadi pendeta pada 5 Juni 1852, ia ditugaskan ke Timur Jauh pada 19 Sept. Setelah lima belas bulan di Hong Kong, ia datang ke misinya di Tonkin Barat (utara Vietnam). Pada waktu itu, tindakan memindahkan agama seseorang adalah tindakan ilegal di Vietnam.
Tak lama setelah kedatangan Romo Vénard, pemerintahan kerajaan yang baru melakukan perlawanan terhadap umat Kristen, dan para uskup dan pendeta yang membuat mereka bersembunyi di gua-gua, hutan-hutan, dan tempat lainnya. Romo Vénard melanjutkan pelayanannya pada malam hari, dan pada siang hari saat cuaca mendung. Pada 30 November 1860, ia ditangkap dan ditahan.
Usulan beatifikasi-nya di diberikan ke Roma pada 1879, dan id dideklarasikan sebagai Orang yang Diberkati pada 2 Mei 1909. Ia dikanonisasikan pada 19 Juni 1988 oleh Paus Yohanes Paulus II.
Referensi
Herbert, Théophane Vénard (London);
Walsh, A Modern Martyr; Thoughts from Modern Martyrs; The Field Afar; Vie et Correspondence de J. Théophane Vénard (Poitiers, 1865);
Le Bienheureux Théophane Vénard (Paris, 1911);
Lettres Choisis du Bienheureux Théophane Vénard (Paris, 1909);
Cattaneo, Un Martire Moderno (Milan, 1910);
F. Trochu, Le Bienheureux Théophane Vénard. Ouvrage couronné par l' Académie française. Lyon, Paris, Édit. E. Vitte, [1929].