Slamet Bratanata menyelesaikan pendidikannya di bagian Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung pada bulan Januari 1954, yang merupakan insinyur mesin pertama yang diluluskan dari kampus tersebut.[1][2] Lulus tahap Propaedeutisch-examen eerste gedeelte (P1 - tingkat 1) pada bulan Oktober 1948, lulus tahap Propaedeutisch-examen tweede gedeelte (P2 - tingkat 2) pada bulan Agustus 1950, lulus tahap Candidaats-examen eerste gedeelte (C1 - tingkat 3), lulus tahap Candidaats-examen tweede gedeelte (C2 - tingkat 4), lulus tahap Ingenieurs-examen (Ir - tingkat 5) pada bulan Januari 1954.
Persatuan Insinyur Indonesia
Ia juga ikut mendirikan PII (Persatuan Insinyur Indonesia) pada 23 Mei 1952.[3]
Menteri Pertambangan Indonesia
Ketika menjadi menteri pertambangan, Ia termasuk ke dalam pihak yang menandatangani kontrak kerja sama dengan Freeport-McMoRan.[4]