Sekte Mahayana Gunung Jizu (Hanzi:鸡足山大乘教; Pinyin:Jīzú shān dàchéng jiào; harfiah: 'Ajaran Kendaraan Besar dari Gunung Jizu') atau Dacheng Jiaodari Gunung Jizu adalah sebuah sekte agama rakyat Tiongkok, sebuah cabang dari Luoisme di Tiongkok bagian barat yang didirikan oleh Zhang Baotai (張保太) pada akhir abad ke-17, pada masa Dinasti Qing yang diperintah oleh suku Manchu. Walaupun nama dari kalangan ini sama dengan sekte Mahayana pimpinan Wang Sen di Tiongkok utara, tetapi tidak ada bukti ketergantungan Dachengjiao ini kelompok tersebut.
Sejarah
Sekte ini berasal dari Gunung Jizu, Yunnan, dekat perbatasan antara kerajaan Qing dengan dinasti TaungooBurma. Banyak orang dalam sekte ini juga menganjurkan pemulihan dinasti Ming di Tiongkok. Pendiri dari sekte ini, Zhang Baotai dikatakan melanjutkan ajaran Yang Pengyi (樣 鵬翼) yang merupakan seorang shengyuan (生員 “murid pemerintah”).[1] Pada tahun 1681, ia mulai menyebarkan ajarannya dengan mendirikan sebuah kuil kecil di daerah Jizushan (雞足山 Gunung Kaki Ayam), yang merupakan pusat ziarah Buddhis yang penting di Yunnan.[1] Terdapat arus peziarah yang terus menerus dari tempat-tempat yang jauh, dan Zhang Baotai menggunakan kesempatan ini untuk menyebarkan ajarannya di antara mereka. Dengan cara ini ia membangun jaringan pengikut terutama dari Yunnan dan provinsi tetangga Guizhou dan Sichuan. Kegiatan Zhang Baotai tetap tidak diketahui oleh pihak berwenang selama setengah abad, sampai pada tahun 1730 ia ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.[1]
Dia mendekam di penjara selama beberapa tahun, namun pada tahun 1735 dia mendapatkan pengampunan pada saat penobatan kaisar Qianlong. Empat tahun kemudian, diketahui bahwa sekte ini telah menyebar ke sepanjang Sungai Yangtze hingga ke provinsi Jiangsu. Pada tahun 1739, seorang bernama Xia Tianyou (夏天佑) ditangkap, yang merupakan pemimpin dari sebuah kelompok sektarian yang disebut Xilaijiao (西來教 Ajaran yang Berasal dari Barat).[2] Zhang Baotai dipenjara lagi dan meninggal di penjara pada tahun 1741.[3] Seperti yang sering terjadi setelah kematian seorang pendiri sekte, organisasi ini terpecah menjadi beberapa cabang di bawah pemimpin yang berbeda. Anak angkat Zhang Baotai, Zhang Xiao (張曉) menggantikan ayahnya sebagai kepala sekte di Yunnan, tetapi di provinsi lain, kepemimpinan diambil alih oleh murid-murid lainnya. Pada tahun 1746, Kaisar Qianlong secara resmi melarang sekte Mahayana, setahun setelah Zhang meninggal di penjara. Banyak pengikut dari Yunnan melarikan diri ke Burma.
Beberapa tokoh yang menjadi pemimpin sekte-sekte yang berakar dari sekte Mahayana Zhang Baotai ini antara lain Wei Wangshi (魏王氏) di Guizhou, Liu Qi (劉奇) di Sichuan. Liu Qi mengklaim dirinya sebagai reinkarnasi Zhang Baotai. Di bawah kepemimpinannya, ajaran sekte ini menjadi sangat dipolitisasi dengan menggabungkan harapan seribu tahun dengan propaganda anti-Manchu.[3] Dalam hal ini Zhang Baotai dan Liu Qi menyatakan diri mereka sebagai perwujudan dari Maitreya, dan jelas bahwa pemulihan dinasti Ming merupakan bagian dari propaganda Liu Qi untuk melakukan pemberontakan demi menggulingkan pemerintahan yang berkuasa sekarang. Pergerakan yang dilakukan oleh sekte-sekte ini membuat kaisar Qianlong sangat kesal sehingga kemudian diadakan pemberantasan sekte-sekte tersebut dan melakukan hukuman mati kepada para pengikutnya.[4] Setelah melakukan penyelidikan dan menyusupkan mata-mata, pada akhirnya semua pemimpin kelompok ini yaitu Wei Wangshi, Liu Qi, Zhang Baotai dan Zhang Xiao berhasil ditangkap dan dihukum mati oleh pemerintah.[5] Pada tahun 1746, sebuah maklumat diumumkan yang menuntut pemusnahan semua buku-buku heterodoks dan buku-buku ramalan, setiap orang diberi waktu terbatas untuk menghindari hukuman dengan cara menyatakan diri dan menyerahkan kitab-kitab tersebut kepada para pejabat setempat, yang harus segera membakarnya.[6]
Ma, Jianxiong (2012), The Lahu Minority in Southwest China: A Response to Ethnic Marginalization on the Frontier, Routledge (dipublikasikan 4 September 2012), ISBN9780415505581
Seiwert, Hubert Michael (2003), Popular Religious Movements and Heterodox Sects in Chinese History, Brill, ISBN9004131469