| Aliran |
Sekte Bunga Naga |
Sekte Bendera Emas |
Sekte Seroja Hijau |
| Nama |
Luojiao, Laoguanzhai, Wuweijiao |
Jintongjiao, Jintangjiao |
Xiantianjiao, Xiantiandao, Qinglianjiao |
| Pendiri |
Luoqing |
Wang Zuotang |
Huang Dehui |
| Masa Berdiri |
Dinasti Ming, Masa pemerintahan Kaisar Zhengde |
Dinasti Ming, Masa pemerintahan Kaisar Wanli |
Dinasti Qing, Masa pemerintahan Kaisar Kangxi |
| Cabang |
1. Yishitang (壹是堂派)
2. Hanyangtang (漢陽堂派)
3. Fuxintang (復信堂派) |
1. Cai A Gong (蔡阿公派)
2. Wengong (翁公派) |
1. Wanquantang (萬全堂派)
2. Qianyuantang (乾元堂派)
3. Yuanhengtang (元亨堂派) |
| Masa diperkenalkan di Taiwan |
Masa pemerintahan kaisar Qianlong |
1. Cai-Agong: masa pemerintahan kaisar Kangxi
2. Weng Gong: masa pemerintahan kaisar Qianlong |
Masa pemerintahan kaisar Xianfeng |
| Dewa Utama |
Buddha Amitabha, Buddha Sakyamuni, Buddha Kuno Guanyin (觀音佛祖), Sanguan Dadi (三官大帝), Buddha Kuno Maitreya (彌勒古佛), Tiga Patriark (Luo Yin, Yin Jinan, Yao Wenyu) |
Wusheng Laomu (無生老母), Sanguan Dadi (三官大帝), Mile Gufo (彌勒古佛),Buddha Amitabha, Mazu (媽祖), Patriark Pendiri (Wang Zuotang, Dong Yingliang, Weng Gongpai) |
Wusheng Laomu (無生老母), Buddha Kuno Guanyin (觀音古佛), Yaochi Jinmu (瑤池金母), Buddhisme Zen (佛教禪宗) |
| Kitab Suci |
Wubuliuce (羅祖五部六冊), Longhua Keyi (龍華科儀), TangGong Tanggui |
Cibei Xuanhua Baochan (慈悲懸華寶懺), Cha Chan (茶懺) |
Liben (禮本), Yuanchan (愿懺), Gongguoge (功過格), Yuhuang Xinyin Jing (玉皇心印經), Poxie Zhongzhi (破邪宗旨), Baizi Jueyuan (八字覺源), Huangji jindan (皇極金蛋) |
| Karakterisitik Sekte |
1. Pendeta boleh menikah
2. Kuil boleh ditinggali bersama anggota keluarga
3. Tidak sepenuhnya vegetarian
4. Penganutnya memanggil satu sama lain dengan sebutan “Lao Guan”, dengan “Pu” pada nama Dharma mereka, dan jumlah penganutnya paling banyak.
Setelah Insiden Tapani, sekte ini secara drastis berubah menjadi agama Buddha |
1. Pendeta boleh menikah
2. pendeta dapat tinggal bersama anggota keluarga
3. Tidak sepenuhnya vegetarian
4. Lebih tertutup (lebih banyak di daerah pegunungan)
5. Doktrin dan ajaran lebih mirip dengan Taoisme |
1. Pendeta dilarang menikah
2. Hanya mereka yang menjalankan ajaran yang boleh tinggal di kuil
3. Sepenuhnya vegetarian
4. Doktrin dan ajaran lebih mirip Konfusianisme |
| Tingkatan |
Ada sembilan tingkatan, dari yang paling tinggi sampai paling rendah:
Gonggong (空空), Taigong (太空), Qingxu (清虛 ), Siju (四句), Dayin (大引), Xiayin (小引), Sanjiao (三乘 ), Dacheng (大乘), Xiaocheng (小乘) |
Ada tiga tingkatan, dari paling tinggi sampai paling rendah:
Tien en (天恩), Zheng en (證恩), Yin En (引恩) |
Ada tiga tingkatan, dari yang paling tinggi sampai paling rendah: Shoulingshi (首領師), Hufa (護法), Zhongsheng (眾生) |
| Penamaan Kuil |
Nama kuil diambil dari induk Kuilnya, dan satu karakter digunakan sebaga dasar nama cabangnya |
1. Sekte Cai-Agong menggunakan Shen (慎), Xiu (修), dan De (德) sebagai dasar penamaan.
2. Aliran Ong Kung menggunakan Hua (華) atau Shan (山) sebagai dasar penamaan. |
Tidak ada aturan khusus |
| Karakterisitik Kuil |
1. Kuil disebut Nei Jiaxiang (內家鄉)
2. Tiga kursi kosong ditempatkan di kuil, melambangkan kursi dari tiga patriark |
1. Bagian luar: "Sanguanting", didedikasikan untuk Sanguan dadi
2. Bagian dalam: Kuil bagian dalam dikenal sebagai Neijiaxiang (內家鄉) dan didedikasikan untuk Wusheng Laomu.
3. Bagian dalam tidak bisa diakses orang luar dan hanya dibuka saat adanya ritual |
1. Kuil disebut Neijiaxiang (內家鄉)
2. Lampu lentera Ibu Suci (Laomu Teng), merupakan simbol dari Wusheng Laomu
3. Di depan Lentera, ada sebotol besar air dan kombinasi keduanya memiliki arti air dan api |