Sarjana Alkitab William Sanday mengamati bahwa meskipun "tema utama Surat ini [adalah] doktrin pembenaran oleh iman", dalam ayat 6 Paulus "menetapkan dengan kepastian dan ketepatan yang tidak salah lagi doktrin yang berhasil, apa yang telah dilakukan seseorang, nada moral hidupnya, akan menjadi standar yang dengannya dia akan dihakimi pada hari terakhir".[5]
Istilah "tidak memandang bulu" dalam bahasa Yunani:οὐ προσωπολημψίαcode: el is deprecated (ou prosōpolēmpsia, tidak memfavoritkan) juga diucapkan oleh rasul Petrus ketika melihat di rumah Kornelius, bahwa keselamatan Kristus tersedia pula bagi orang-orang bukan Yahudi (Kisah Para Rasul 10:34):
Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.[8]
Sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap;[9]
Ayat 24
Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."[10]
Apa yang sudah dikatakan di atas dalam bentuk pertanyaan retoris, dan ditegaskan dalam pasal 2:23 sebagai ringkasan, akhirnya dibuktikan dengan sebuah kutipan dari Yesaya 52:5:[11]
Mereka yang berkuasa atas dia memegahkan diri, demikianlah firman TUHAN, dan nama-Ku terus dihujat sepanjang hari.[12]
Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang.[13]
↑Donaldson, Terence L. (2007). "63. Introduction to the Pauline Corpus". Dalam Barton, John; Muddiman, John (ed.). The Oxford Bible Commentary (Edisi first (paperback)). Oxford University Press. hlm.1077. ISBN978-0199277186.
↑Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN 9789794159219.
↑John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN 9794159050.
↑Sanday, W. (1905), Romans 2 in Ellicott's Commentary for Modern Readers, accessed on 5 September 2016