Luas wilayah pulau ini adalah 846 km2 (327 mil2) dengan kota terbesarnya adalah Melonguane di daerah pantai barat, yang merupakan pusat administrasi Kabupaten Kepulauan Talaud.
Ekosistem
Pulau Karakelang banyak ditumbuhi pohon gehe yang tumbuh tinggi dengan batang yang lurus. Koloni nuri talaud menyinggahi pohon gehe di Pulau Karakelang sebagai pohon tidur. Pohon gehe juga banyak ditemukan pada perkebunan di Pulau Karakelang sebagai pembatas kepemilikan kebun.[2]
Di sekitar perairan pulau Karakelang ditemukan 7 jenis lamun dengan indeks keanekaragaman sedang. Lamun yang ditemukan adalah Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia dan Syringodium isoetifolium.[3]
Akses
Pulau Karakelang dapat ditempuh dengan dua moda transportasi, yaitu menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh sekitar 14 jam dari Pelabuhan Manado, atau dengan menggunakan penerbangan yang tersedia dua kali setiap hari dengan waktu tempuh sekitar satu jam dari Bandara International Sam Ratulangi Manado.[4]
Referensi
↑Batubara, Rido; Rusandi, Andi; Yusuf, Muhammad; Roroe, Pingkan Katharina; Sidqi, Muhandis; Sinaga, Simon Boyke; Solihin, Akhmad (2015). Sulawesi Utara Manikam Nusa di Tepian Minahasa dan Bolaang Mongondow. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN978-979-709-588-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)