Pulau Handeuleum merupakan pulau terbesar di antara gugusan pulau-pulau karang di teluk Selamat Datang Banten di sebelah timur laut semenanjung Ujung Kulon.
Selama proses translokasi Badak Jawa, pulau Handeuleum dan sekitarnya dinyatakan tertutup untuk kunjungan wisatawan mulai 1 September sampai 30 Oktober 2025.[1][2]
Berbeda dengan Pulau Peucang dan Pulau Panaitan, pulau ini tidak memiliki pantai berpasir putih.
Karena Pulau Handeuleum memiliki karang yang banyak dan akar pohon bakau, tidak memungkinkan untuk melakukan snorkeling.
Pulau Handeuleum berada tak jauh dari sungai Cigenter yang memiliki pesona alam yang asri dengan menelusuri sungai ini, dapat menggunakan sampan.
Dulu terdapat rumah singgah (guest house) yang mampu menampung hingga 12 orang, tapi sekarang kondisinya sudah telantar sehingga tidak layak huni. Namun jika diizinkan oleh petugas jagawana setempat, pulau inipun bisa digunakan untuk camping atau berkemah.