Pemilihan umum Bupati Muaro Jambi 2017 (selanjutnya disebut Pilkada Muaro Jambi 2017 atau Pilbup Muaro Jambi 2017) dilaksanakan pada 15 Februari 2017 untuk memilih Bupati Muaro Jambi periode 2017–2022.
Bupati petahana, Burhanuddin Mahir, tidak dapat mencalonkan diri kembali karena telah menjabat selama dua periode.
Perolehan hasil pemilihan umum legislatif 2014 menunjukkan 10 partai politik mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Muaro Jambi dengan jumlah 35 kursi untuk periode 2014–2019. Partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jika memenuhi ambang batas 20% kursi di DPRD Kabupaten Muaro Jambi, minimal 7 kursi dari 35 kursi. Hanya Partai Demokrat yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi. Sedangkan untuk pencalonan melalui jalur perseorangan, pasangan calon harus mengumpulkan minimal 23.463 dukungan kartu tanda penduduk (KTP) yang tersebar minimal 6 kecamatan.[1]
Berikut perolehan kursi di DPRD Kabupaten Muaro Jambi hasil Pemilu 2014.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi (2011–2014)
Wiraswasta
Hasil rekapitulasi
Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi 2017 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diperoleh dari 840 Tempat Pemungutan Suara (TPS) ditetapkan pada 22 Februari 2017 oleh Edison selaku Ketua KPU Kabupaten Muaro Jambi.[2]
Pasangan calon nomor urut 3, Masnah Busro dan Bambang Bayu Suseno ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi terpilih periode 2017–2022 oleh KPU Kabupaten Muaro Jambi dalam rapat pleno terbuka pada 14 Maret 2017 berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Muaro Jambi Nomor 7/HK.03.1-Kpt/02/1505/KPU-Kab/III/2017 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi pada Pemilihan Serentak tahun 2017.[3]
Pelantikan pasangan calon terpilih
Masnah Busro dan Bambang Bayu Suseno resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi periode 2017–2022 bertempat di Rumah Dinas Gubernur Jambi pada 22 Mei 2017 oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola, bersamaan dengan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2017–2022, Cek Endra dan Hilallatil Badri, serta Bupati dan Wakil Bupati Tebo periode 2017–2022, Sukandar dan Syahlan. Masnah menjadi bupati perempuan pertama di Kabupaten Muaro Jambi dan juga se-Provinsi Jambi.[4][5]