Kampanye militer Mariana dan Kepulauan Palau atau juga dikenal sebagai Operasi Forager, merupakan serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat pasukan Kekaisaran Jepang di kepulauan Marina di Samudera Pasifik antara Juni sampai November 1944 selama Perang Pasifik pada Perang Dunia II Serangan Amerika Serikat dibawah komando penuh Chester Nimitz, diikuti dengan kampanye Kepulauan Gilbert dan Marshall dan bertujuan melumpuhkan pangkalan Jepang di tengah Pasifik, didukung oleh Pihak Sekutu untuk merebut kembali Filipina, dan memberikan pangkalan untuk kampanye pengeboman strategis menentang Jepang.
Setelah pendaratan mereka di Pulau Mariana dan Palau, pasukan Sekutu meneruskan kampanye yang akhirnya berhasil melawan Jepang dengan mendarat di Filipina pada Oktober, 1944 dan Pulau Volcano dan Ryuku yang dimulai pada Januari 1945.
Drea, Edward J. (1998). "An Allied Interpretation of the Pacific War". In the Service of the Emperor: Essays on the Imperial Japanese Army. Nebraska: University of Nebraska Press. ISBN0-8032-1708-0.
Hoffman, Major Carl W., USMC (1950). "Saipan: The Beginning of the End". USMC Historical Monograph. Historical Branch, United States Marine Corps. Diakses tanggal 2005-12-19. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Gayle, BGen Gordon D. (1996). "Bloody Beaches: The Marines at Peleliu". Marines in World War II Commemorative Series. Marine Corps Historical Center. Diakses tanggal 2006-12-19.
Smith, Robert Ross (1996). "The Approach to the Philippines". United States Army in World War II: The War in the Pacific. United States Army Center of Military History. Diakses tanggal 2006-12-19.