Nepenthes diabolica adalah tumbuhan kantong semar tropis yang hanya diketahui dari satu gunung di Sulawesi Tengah, tempat ia tumbuh pada ketinggian ca 2.200–2.300m di atas permukaan laut.[5] Tumbuhan ini dicirikan oleh peristom yang berkembang secara luar biasa dan indumentum kantong yang lebat dan berbulu. Secara morfologis, spesies ini paling dekat dengan N.hamata, satu-satunya spesies lain dari Sulawesi dengan peristom yang terelaborasi serupa.[5]
Spesies ini telah dikenal oleh para ahli botani sejak tahun 2005, ketika Ch'ien Lee mengumumkan penemuan bentuk baru dari N.hamata dengan indumentum yang sangat lebat.[6] Selama bertahun-tahun setelahnya, takson ini secara informal dikenal dalam budidaya sebagai N. hamata "red hairy" atau sekadar "red hairy hamata". Kemudian, spesies ini dikenal sebagai Nepenthes ronchinii, untuk menghormati ahli botani Italia Luigi Ronchini, sebelum akhirnya dideskripsikan secara resmi sebagai Nepenthes diabolica pada tahun 2020.[7][5]
Epitet spesifikdiabolica berasal dari Bahasa Latin yang berarti "diabolikal" atau "setan" dan merujuk pada warna merah khas dari kantong bawahnya serta gigi peristom yang sangat membesar.[5]
↑Bianchi, A. (2016). Nepenthes ronchinii, a new pitcher plant species from Central Sulawesi, Indonesia. Unpublished B.Sc. thesis, University of Pavia, Pavia.
1234Bianchi, A., C.C. Lee, M.R. Golos, F.S. Mey, M. Mansur, Y.M. Mambrasar & A.S. Robinson (2020). Nepenthes diabolica (Nepenthaceae), a new species of toothed pitcher plant from Central Sulawesi. Phytotaxa464(1): 29–48. DOI:10.11646/phytotaxa.464.1.2